Imbas Tawuran, Penumpang Sempat Menumpuk di Stasiun Manggarai
Namun, tawuran pada sore ini berimbas pada terkendalanya perjalanan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, MANGGARAI - Tawuran antarwarga kembali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.39 WIB.
Ini merupakan bentrokan kedua di Manggarai hanya dalam kurun waktu 24 jam.
Sebelumnya, tawuran antarwarga juga pecah pada Selasa (3/9/2019) pukul 16.30 WIB.
Namun, tawuran pada sore ini berimbas pada terkendalanya perjalanan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai.
Akibat tawuran tersebut, kereta pun tidak dapat melintas, hingga terjadi penumpukan stasiun di stasiun.
Pantauan TribunJakarta.com pukul 18.30 WIB, kondisi di Stasiun Manggarai masih cukup ramai.
Sejumlah calon penumpang terlihat duduk-duduk di teras stasiun. Kepadatan lebih parah terlihat di dalam peron.
• Pelindo Dianggap Lalai Jaga Lahan di Kampung Bengek, Kasudin LH Jakut: Harusnya Tertutup
• Polisi Sebar Foto Pria Berkaos Merah yang Tewas di Kebon Kosong Cimanggis Depok
VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba dalam keterangannya mengatakan, saat ini KRL sudah dapat melintas. Ia menjelaskan, aksi tawuran sudah mereda sejak pukul 17.24 WIB.
"Namun dampak dari kendala perjalanan sebelumnya, saat ini terjadi antrian KRL yang akan berangkat maupun tiba di Stasiun Manggarai," ujar Anne.
Ia menambahkan, terdapat salah satu rangkaian kereta yang berhenti di dekat lokasi tawuran.
Akibatnya, lanjut dia, gerbong tersebut terkena lemparan benda asing.
"Lemparan benda asing di bagian power suplai kompresor yang bertegangan tinggi sehingga menimbulkan percikan api. Petugas kemudian dengan sigap memadamkannya," tutur Anne.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepadatan-penumpang-di-stasiun-manggarai-akibat-tawuran-pada-rabu-492019.jpg)