Breaking News:

Pemprov DKI Berencana Sediakan Trotoar untuk PKL Berjualan

Nantinya, Pemprov DKI akan membagi trotoar yang telah direvitalisasi menjadi kawasan untuk pedagang kaki lima (PKL) berjualan dan bagi pejalan kaki.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana para pedagang yang berjualan di atas trotoar Jalan kawasan Tanah Abang dan Jati Baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana merevitalisasi trotoar dengan konsep multifungsi.

Nantinya, Pemprov DKI akan membagi trotoar yang telah direvitalisasi menjadi kawasan untuk pedagang kaki lima (PKL) berjualan dan bagi pejalan kaki.

"Ya memang trotoar itu harus dibagi nantinya, mana yang dipakai untuk pejalan kaki, mana yang bisa untuk berjualan, dan ini yang sekarang kami akan buat," ucapnya, Rabu (4/9/2019).

Pemprov DKI juga nantinya akan menentukan lebar trotoar yang boleh digunakan PKL untuk berjualan.

"Sekarang sedang dikerjakan. Jadi wilayah mana dipakai berdagang, berapa lebarnya. Kemudian, untuk pejalan kaki juga berapa besarnya," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Nanti akan kami atur," tambahnya.

Konsep pembagian trotoar seperti ini, dikatakan Anies, sudah terlebih dahulu diterapkan di sejumlah kota besar di dunia, salah satunya di kota New York, Amerika Serikat.

"Di seluruh dunia yang namanya sidewalk itu ya ada untuk jalan kaki, ada untuk berjualan. Ada yang jualannya permanen, ada juga yang mobile," kata Anies.

Hari Pelanggan Nasional, Garuda Indonesia Tukar Tiket Penumpang Ekonomi ke Kelas Bisnis

Terlebih dijelaskan Anies, ada peraturan pemerintah pusat yang memperbolehkan PKL berjualan di trotoar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved