Sosialisasi Program Jak Lingko di Pasar Rebo, Warga Keluhkan Kurangnya Brosur 

Para perwakilan sejumlah 70 orang ini memenuhi ruang aula kemudian mendengarkan tiap pemaparan dari slide yang ada di layar proyektor.

Sosialisasi Program Jak Lingko di Pasar Rebo, Warga Keluhkan Kurangnya Brosur 
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Bidawi Hasyim, salah satu warga Pasar Rebo, Rabu (4/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Warga Pasar Rebo harapkan sosialisasi program Jak Lingko didukung dengan penyebaran brosur.

Pada Rabu (4/9/2019) sosialisasi program Jak Lingko diadakan di Kantor Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Perwakilan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) beserta perwakilan RT dan RW turut menghadiri kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini.

Pihak Sudin Perhubungan Jakarta Timur bersama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengajak warga se-Jakarta Timur untuk mulai beralih ke angkutan umum, satu diantaranya Jak Lingko yang terintegrasi dengan bus sedang, bus besar maupun angkutan berbasis rel seprrti MRT dan LRT.

Para perwakilan sejumlah 70 orang ini memenuhi ruang aula kemudian mendengarkan tiap pemaparan dari slide yang ada di layar proyektor.

Bidawi Hasyim, salah satu warga Pasar Rebo mengeluhkan tidak adanya brosur yang dibagikan kepada peserta sosialisasi.

Warga di Kecamatan Pasar Rebo Antusias Hadiri Sosialisasi Program Jak Lingko

Sedangkan mereka memiliki tugas untuk menyebarluaskan hasil sosialisasi kepada warganya.

"Saya katakan program ini sangat baik dan bagus. Hanya saja sesuai standar sosialisasi seharusnya minimal ada brosur. Kami-kamu ini daya ingatnya sudah menurun. Kalau enggak ada brosur sampai rumah kami bisa aja lupa. Jadi saya berharap bukan hanya slide saja melainkan ada brosur," keluhnya di lokasi, Rabu (4/9/2019).

Melalui brosur, dirinya bisa menyebarkan langsung ke keluarga dan tetangganya selain penjelasan secara lisan.

"Tadi boleh copy pakai flasdisk. Tapi enggak semua bawa flasdisk. Jadi saya rasa ini bisa jadi masukan juga untuk sosialisasi berikutnya. Jadi kita menyampaikan ke warga lainnya juga enak," lanjut dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Angkutan Jalan Sudin Perhubungan Jakarta Timur Umbul Gunawan mengatakan sangat menyambut positif masukan tersebut.

Nantinya mulai di lokasi sosialisasi ke-5 ia akan membuatkan semacam slide power point secara ringkas.

"Itu masukan yang bagus ya. Jadi ditampung. Bukan enggak mau sediakan hasil pemaparan. Kalau jadi kertas itu terlalu tebal. Nanti ke depannya kita buatkan ringkasan saja," tandasnya.

Selanjutnya pada Selasa (10/9/2019) mendatang, Umbul menjamin akan ada ringkasan untuk peserta sosialisasi di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved