Wali Kota Jakarta Pusat Letakan Batu Pertama di Lahan Seluas 1500 Meter untuk RPTRA di Cempaka Putih

"Di sini nanti akan dibangun RPTRA dengan luas lahannya ini sekitar 1500 meter," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara.

Wali Kota Jakarta Pusat Letakan Batu Pertama di Lahan Seluas 1500 Meter untuk RPTRA di Cempaka Putih
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat melakukan peletakkan batu pertama bangunan RPTRA Cempaka Putih Timur, di dekat kantor Kecamatan Cempaka Putih, Jalan Rawa Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Lahan seluas sekitar 1500 meter bakal menjadi wadah untuk pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Cempaka Putih Timur.

Lokasi pembangunan RPTRA tersebut berada di dekat kantor Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Tepatnya sebelah kiri Kantor Pusat Pengembangan dan Pelatihan Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana, Jalan Rawa Selatan, Jakarta Pusat.

"Di sini nanti akan dibangun RPTRA dengan luas lahannya ini sekitar 1500 meter," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat acara peletakkan batu pertama, di lokasi, pada Rabu (4/9/2019).

Bayu, sapaannya, mengatakan proses pembangunan RPTRA Cempaka Putih Timur ini sempat mengalami kendala ihwal sertifikasi izin bangunan.

Lahan Kosong Dekat Kantor Kecamatan Cempaka Putih Bakal Dibangun RPTRA

"Di awal tahun agak sedikit mundur dengan sertifikasi tempat layak anak," ucapnya.

Dengan dibangunnya RPTRA ini, lanjutnya, jumlah RPTRA di kawasan Jakarta Pusat memiliki 50 RPTRA.

"Ini menambah daftar RPTRA di kawasan Jakarta Pusat, menjadi 50 RPTRA," jelas Bayu.

Dia melanjutkan, proses pembangunan RPTRA Cempaka Putih Timur tersebut akan dikerjakan selama tiga bulan, mulai hari ini.

"Mudah-mudahan bulan Desember mendatang sudah bisa digunakan oleh warga, ya," tuturnya.

Dikatakannya, RPTRA ini pertama kalinya yang terintegrasi dengan pasar tradisional.

"Iya, ini terintegrasi dengan pasar, Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), dan taman maju bersama anak," kata Bayu.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved