Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

Khawatir Keluarganya Jadi Korban Kecelakaan Tol Cipularang, Warga Jatibening Melapor ke RS Polri

Selain dari warga Kelurahan Jatibening, hingga siang ini bagian Disaster Victims Identification (DVI) RS Polri belum menerima adanya laporan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas bagian DVI RS Polri Kramat Jati yang mendata laporan keluarga, Jakarta Timur, Kamis (5/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Warga Kelurahan Jatibening, Kota Bekasi menyambangi RS Polri Kramat Jati karena merasa anggota keluarganya yang hilang jadi korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91.

Namun Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan anggota keluarga yang dicari pihak keluarga tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Sementara tim dokter forensik sudah memastikan keempat jasad yang belum diidentifikasi berjenis kelamin perempuan usia dewasa.

"Yang dicari laki-laki, tapi tetap diterima, tetap dilayani," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (5/9/2019).

Selain dari warga Kelurahan Jatibening, hingga siang ini bagian Disaster Victims Identification (DVI) RS Polri belum menerima adanya laporan.

RS Polri Tunggu Laporan Keluarga 2 Jasad Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang

Satu petugas di bagian DVI RS Polri Kramat Jati yang bertugas mendata laporan pihak keluarga mengatakan warga Jatibening tersebut datang pagi tadi.

"Datangnya pagi tadi, ibunya yang datang melapor. Dia mencari anak laki-lakinya atas nama Vidhyan Armendes," ujar petugas DVI tersebut.

Bagi masyarakat yang datang mencari anggota keluarga, Edy mengimbau warga membawa data-data yang diperlukan untuk proses identifikasi.

Selain pengambilan sampel DNA dan gigi, pihak keluarga diharap membawa foto-foto, pakaian teranyar yang semasa korban masih hidup.

"Karena seperti kita ketahui yang lapor hanya lapor saja. Tanpa menyerahkan data yang kita butuhkan seperti foto terakhir, pakaian yang terakhir digunakan," lanjut Edy.

Sebelumnya tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati berhasil memastikan keempat jasad yang dibawa dari RS MH Thamrin Purwakarta berjenis kelamin perempuan.

Hal ini dipastikan karena terdapat rahim pada jasad keempat perempuan yang diduga merupakan warga Provinsi DKI Jakarta.

"Dipastikan berjenis kelamin perempuan, semuanya dewasa. Karena keempatnya ada rahimnya, satu masih terlihat kelaminnya," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved