Tanpa Wakil Gubernur, Fraksi Golkar DPRD DKI Sebut Pemerintahan Berjalan Pincang

Lebih lanjut dirinya menerangkan, kondisi lowongnya posisi Wagub ini bisa menyebabkan warga Jakarta tidak terlayani dengan baik.

Tanpa Wakil Gubernur, Fraksi Golkar DPRD DKI Sebut Pemerintahan Berjalan Pincang
Instagram @matanajwa
Ilustrasi Kursi Kosong Cawagub DKI Jakarta, Pendamping Anies Baswedan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD Fraksi Golkar Basri Baco mengatakan, pihaknya akan secepatnya mendorong pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Pasalnya, kekosongan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta menyebabkan roda pemerintah di ibu kota berjalan pincang.

"Kita tidak boleh mengkebiri hak masyarakat DKI untuk memiliki Wagub. Fraksi Golkar mendorong secepatnya ada penyelesaiaan supaya tidak pincang jalannya eksekutif ini," ucapnya, Rabu (4/9/2019).

Lebih lanjut dirinya menerangkan, kondisi lowongnya posisi Wagub ini bisa menyebabkan warga Jakarta tidak terlayani dengan baik.

"Kalau sendiri nanti suka-sukanya, kalau sudah suka-suka gitu gawat. Masyarakat terlayani hanya sepihak-sepihak saja," ujarnya.

Dorong DPRD Segera Sahkan Wagub, Gubernur Anies Tunggu Dewan Rampungkan AKD

Setelah penyusunan tata tertib dan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) rampung, Basri pun mengaku akan langsung mendorong pemilihan Wagub.

"Mudah-mudahan kalau sudah selesai, tatib selesai. Tidak dalam waktu yang terlalu lama, selesai urusan Wagub," kata Basri.

Seperti diketahui, posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah kosong sejak Sandiaga Uno resmi mengundurkan diri pada 10 Agustus 2018 lalu.

Saat itu, Sandiaga memilih mundur dari jabatannya lantaran ingin maju bersama Prabowo Subianto menjadi calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pilpres 2019.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved