Bupati Bandung Barat Dilaporkan Terkait Kasus Penipuan: Modus Cek Kosong, Ini Penjelasan Polisi

Dalam laporan polisi itu juga dijelaskan, kasus tersebut berawal saat Aa Umbara meminjam uang sebesar Rp 250 juta kepada pelapor pada 2013.

Bupati Bandung Barat Dilaporkan Terkait Kasus Penipuan: Modus Cek Kosong, Ini Penjelasan Polisi
Tribunjabar/Nandri Prilatama
Bupati Bandung Barat Aa Umbara di Lembang 

TRIBUNJAKARTA.COM- Bupati Bandung Barat, Aa Umbara dilaporkan ke Polrestabes Bandung atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang bermodus cek kosong.

Dalam surat laporan, tertulis Aa Umbara dilaporkan ke Polrestabes Bandung pada 26 Agustus 2019 dan diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan nomor STPL/1978/VIII/2019/JBR/POLRESTABES.

Berdasarkan isi surat laporan itu, awalnya Aa Umbara meminjam uang ke pelapor atas nama Sriwedari Darmayanti (39) warga Jalan Palaosan E-11 nomor 8 Cibaduyut Permai RT 1/2, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Dalam laporan polisi itu juga dijelaskan, kasus tersebut berawal saat Aa Umbara meminjam uang sebesar Rp 250 juta kepada pelapor pada 2013.

Uang tersebut dipinjam untuk keperluan pribadi dan Aa Umbara berjanji mengembalikan dalam waktu satu bulan.

Seiring waktu, Aa Umbara baru membayar Rp 200 juta sedangkan sisanya dia memberikan cek sebesar Rp 20 juta dan untuk sisa uang Rp 30 juta akan dibayar secara tunai.

Lalu saat pelapor akan mencairkan cek sebesar Rp 20 juta itu, saldonya tidak mencukupi untuk dicairkan.

Selain itu, pembayaran tunai Rp 30 juta yang dijanjikan juga tak terealisasi.

Akibatnya, pelapor mengalami kerugian Rp 50 juta dan langsung melaporkan ke Polrestabes Bandung.

Saat dikonfirmasi, Aa Umbara malah mengaku lupa atas peminjaman uang sebesar Rp 250 tersebut.

Halaman
123
Penulis: erik sinaga
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved