Gaspol, Moda Transportasi Online Baru Asli Depok Gunakan Helm Mirip Gundala

Gaspol sendiri juga digagas oleh putra-putri Indonesia, bahkan CEO Gaspol Lisa Subandi (33) merupakan warga asli Kota Depok, Jawa Barat.

Gaspol, Moda Transportasi Online Baru Asli Depok Gunakan Helm Mirip Gundala
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Transportasi online Gaspol di kawasan Margonda, Beji, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Keberadaaan moda transportasi online seperti Grab dan Gojek, mendapat rival baru yakni Gaspol yang mulai beroperasi di wilayah Jabodetabek hingga sejumlah kota lainnya.

Berbeda dengan warna dua kompetitor terbesar transportasi online saat ini, Gaspol lebih memilih warna merah dengan sentuhan unik dibagian helm yang menyerupai topeng superhero fiksi asli Indonesia Gundala.

Gaspol sendiri juga digagas oleh putra-putri Indonesia, bahkan CEO Gaspol Lisa Subandi (33) merupakan warga asli Kota Depok, Jawa Barat.

Dijumpai wartawan di kawasan Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok, Lisa mengtakan awal mula dirinya terjun ke dunia moda transportasi online adalah karena memang dirinya sendiri pelanggan setia ojek daring.

Driver Ojek Online Ini Nyambi Buka Usaha Warung Nasi Padang di Mobilnya: Gratis Es Teh Manis

"Saya sering berdiskusi dengan pengemudi. Saya pikir mereka sejahtera, ternyata mereka tidak seperti apa yang saya bayangkan. Soal pendapatan, justru sebaliknya. Jadi mereka seolah terpaksa. Dari situ saya terbesit bikin transportasi online, berangkat dari keluhan para driver dan kami analisa,"ujar Lisa pada wartawan, Jumjat (6/9/2019).

Lanjut Lisa, nama Gaspol sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Anti Susah Pengemudi Online (Gaspol).

Sementara untuk masalah trip yang diterima mitra Gaspol, Lisa menjelaskan pihaknya akan memotong sebanyak  20 persen  dari setiap satu trip yang didapat mitranya.

"Dua persen kami kembalikan ke rider untuk tabungan, ada juga trip mingguan, bulanan dan kalau mereka melebihi trip mereka dapat bonus 7 persen. Ada maintenance juga, 70 trip sebulan, kita keluarkan ganti oli sendiri. Kalau dia mau mendapat income yang besar maka harus kerja lebih keras," jelas Lisa.

Terakhir, Lisa mengatakan seluruh atribut yang digunakan mitranya ketika berkendara memiliki arti dan filosofinya masing-masing.

"Warna merah menandakan bendera kami dan sebagai lambang keberanian untuk perubahan para rider (mitra). Terus ada sayap di pundak kanan dan kiri jaket, itu melambangkan keseimbangan para rider dan konsumen. Jadi Gaspol ini kami tidak akan merekrut mitra sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan dari segi pengguna," ujarnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved