Perempuan Korban Pelecehan Seksual di Simpang Pekayon Diminta Lapor Polisi

Eka mengungkapkan, kasus pelecehan seksual dalam bentuk apapun harus segera dilaporkan ke pihak kepolisian

Perempuan Korban Pelecehan Seksual di Simpang Pekayon Diminta Lapor Polisi
megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Perempuan korban pelecehan seksual yang kisahnya viral di media sosial diminta segera melapor ke polisi.

Hal ini diungkapkan Wakil Kepala Polres Metro Bekasi Kota, AKPB Eka Mulyana, Jumat (6/9/2019).

"Itu (laporan) jadi dasar kita bertindak, kalau tidak ada laporan nanti ditanya siapa korbannya?," kata Eka di Mapolres Metro Bekasi Kota.

Eka mengungkapkan, kasus pelecehan seksual dalam bentuk apapun harus segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tujuannya kata dia, agar kasus tersebut tidak semakin kabur yang justru dapat memyulitkan pihak kepolisian.

"Jadi tidak bisa diproses (jika belum melapor), mau diapain kan kita enggak ada dasar, kecuali kasus ujaran kebencian, kita bisa tanpa ada laporan. Tapi kalau kasus beginian harus ada korban yang melapor," imbuhnya.

Terkait dengan viralnya unggahan twitter mengenai kasus pelecehan seksual di Simpang Pekayon depan Revo Town, Eka menilai cara itu bukan jalan terbaik menyelesaikan masalah kasus pelecehan seksual. Namun meski begitu, dari unggahan itu bisa digali lebih dalam untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Dari postingan viral itu bisa ada yang kita gali seperti rekaman videonya, foto atau apapun untuk mengetahui misal plat nomor si pelaku, ciri-ciri, hingga sampai identitasnya," paparnya.

Sebelumya, Seorang wanita berinisial N, menjadi korban pelecehan seksual saat berkendaraan sepeda motor di Simpang Pekayon depan pusat perbelanjaan Revon Town, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Sebelum Lemparannya Lukai Pengunjung Mall, Leonardo Ambil Batu dari Kantornya

Tabrakan Beruntun di Bintaro, Warga Kaget Lihat Mobil Bertindihan

Kejadian ini dibagikan melalui akun @indahsutet_ yang mengaku sebagai teman korban. Unggahan berisi cerita pengalaman pahit N ini viral dan mendapat tanggapan warganet serta telah dibagikan sebanyak 21 ribu kali.

Dalam unggahan itu, peristiwa pelecehan seksual ini terjadi pada, Selasa (3/9/2019) sore. Korban ketika itu tengah mengendarai sepeda motor seorang diri sepulang aktivitas kerja.

Akun tersebut mengungkapkan, korban ketika itu berhenti ketika posisi lampu merah di Simpang Pekayon.

Kemudian, seorang pengendara motor laki-laki berhenti persis disamping kiri korban sambil menyelipkan ponsel di antara helm dan telinganya, seperti orang yang sedang menelfon.

Dari situ, pelaku diketahui melontarkan kata-kata yang menyebutkan organ intim sambil terus menguntit korban.

Sampai akhirnya korban sempat merekam wajah pelaku yang kala itu justru merasa tidak bersalah dan seolah tidak tahu.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved