Polisi Musnahkan Bermacam Jenis Narkoba Mulai dari Heroin Hingga 7 Kilogram Ganja

Pemusnahan heroin dan sabu dilakukan menggunakan cara dilumat dan dihancurkan menggunakan air dan blender

Polisi Musnahkan Bermacam Jenis Narkoba Mulai dari Heroin Hingga 7 Kilogram Ganja
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja, heroin, dan sabu di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (6/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota melalui Satresnarkoba menghancurkan dan membakar barang bukti berbagai macam narkoba.

Pemusnahan tersebut mulai dari narkotika jenis ganja, sabu, dan heroin yang berhasil diungkap oleh Polsek Teluknaga dalam tiga bulan terakhir.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim menjelaskan, barang haram tersebut merupakan barang bukti dari tujuh tersangka yang sudah diamankan Polsek Teluknaga.

"Barang bukti yang ada ini sudah termasuk dengan barang bukti yang sudah disisihkan ke pengadilan dalam rangka proses persidangan sebagai alat bukti
dari enam kasus yang ditangani," ujar Karim di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (6/9/2019).

Dari data yang didapatkan, barang bukti yang dimusnahkan petang tadi berupa narkotika jenis heroin sebanyak 44,8 gram.

Mayat Tanpa Identitas yang Ditemukan di Depok Merupakan Sopir Taksi Online, Diduga Korban Pencurian

4 Tahun Beroperasi, Pabrik Handphone Rekondisi di Alam Sutera Raup Untung Hingga Rp 1,2 Triliun

Lalu narkotika jenis ganja sebanyak 7.728 gram dan narkotika jenis sabu sebanuak 689,71 gram.

Pemusnahan heroin dan sabu dilakukan menggunakan cara dilumat dan dihancurkan menggunakan air dan blender.

Sabu dan heroin yang sudah hancur itu lalu dibuang ke selokan yang berada di Polres Metro Tangerang Kota.

Sedangkan, barang bukti 7 kilogram ganja dimusnahkan menggunakan minyak tanah yang kemudian dibakar sampai habis.

Para tersangka MI, RD, AR, KL, AZ, KD, dan DK terancam hukuman pidana paling lama 20 tahun atau hukuman mati.

"Pasal yang dikenakan Pasal 114 juncto Pasal 112 ayat 2 undang-undang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun paling lama 20 tahun atau hukuman mati," tegas Karim.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved