Industri Rumah Handphone Rekondisi di Alam Sutera Digerebek Polisi: Ditemukan Ribuan Ponsel Rakitan

Dari penggerebekan tersebut, telah ditahan 14 pekerja yang empat diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Cina

Industri Rumah Handphone Rekondisi di Alam Sutera Digerebek Polisi: Ditemukan Ribuan Ponsel Rakitan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Penggerebekan industri rumahan handphone rekondisi di Ruko De Mansion Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (6/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PINANG - Jajaran Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar gudang sekaligus industri rumahan perakitan handphone di kawasan elite Ruko De Mansion Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang.

Penggerebekan tersebut dilakukan jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota pada hari Kamis (5/9/2019) setelah adanya laporan lapangan soal industri rumahan handphone rekondisi.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abduo Karim menjelaskan di dalam Ruko De Mansion diduga menjadi sarang terciptanya ratusan ribu handphone rekondisi.

"Ada dugaan tindak pidana perakitan home industry handphone ilegal atau terindikasi rekondisi. Handphone ini rakitan ilegal atau rekondisi ini masih kita dalami. Jadi handphone ini rakitan ilegal dari Cina," jelas Karim di Alam Sutera, Jumat (6/9/2019).

Hingga saat ini, jajarannya masih menghitung total handphone canggih yang dirakit ulang di gudang tersebut.

Namun, Karim memastikan jumlahnya mencapai angka ribuan terdiri dari beberapa merek handphone terkenal.

Seperti, Xiaomi, Oppo, Nokia, Samsung, Iphone dan motorola.

"Di sini posisi handphone punya sparepart terpisah, kemudian dirakit dan dikasih casing baru termasuk item-item yang ada perangkatnya. Lalu dibungkus dan dibuat boks baru," ungkap Karim.

Gudang atau industri rumahan tersebut, menurut Karim sudah bergerak sejak tahun 2016 dan menyasar ke toko-toko online se-Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved