TPS Liar di Bantaran Kali Jambe Bekasi Harus Ditutup, Warga Diminta Kordinasi Layanan Sampah ke DLH

Pihaknya telah berkordinasi dengan Pol PP serta Kecamatan Tambun Selatan dan beberapa aparat lingkungan terkait.

TPS Liar di Bantaran Kali Jambe Bekasi Harus Ditutup, Warga Diminta Kordinasi Layanan Sampah ke DLH
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Lokasi TPS liar di bantaran Kali Jambe yang menjadi sumber tumpukan sampah di kali tersebut 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Tumpukan sampah di Kali Jambe, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi disinyalir berasal dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di sepanjang bantaran kali.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto mengatakan, TPS liar itu harus segera ditutup agar tidak lagi mencemari kali.

Pihaknya telah berkordinasi dengan Pol PP serta Kecamatan Tambun Selatan dan beberapa aparat lingkungan terkait.

"Kita sudah berkordinasi TPS liar harus ditutup, kalau enggak ya begitu lagi, Pol PP yang bergerak nantinya sama kecamatan, desa, RT/RW setempat," kata Dodi, Sabtu (7/9/2019).

Perihal layanan pengangkutan sampah di wilayah setempat yang belum terjamah DLH, Dodi meminta kepada aparat Kecamatan, Desa, RT/RW untuk melakukan musyawarah dengan warga agar bersedia sampah mereka diangkut petugas secara rutin.

"Itu harus dikordinasi dulu sama warga, kalau kita tentu sangat siap jika nanti sampah warga pemukiman sekitar Kali Jambe kita yang angkut, tinggal bagaimana mereka nanti mau bayar retribusi sampahnya," ujarnya.

Selain itu kata dia, apara lingkungan juga harus mulai mensosialisasikan pembentukan bank sampah.

Sebab selama ini bantaran kali yang digunakan untuk TPS liar sejatinya dikelola oleh perorangan, mareka selain bekerja mengangkut sampah dari rumah warga tetapi juga memilah sampah bernilai ekonomis untuk dikumpulkan dan dijual.

"Nanti kita sarankan warga sekitar untuk membentuk kelompok bank sampah, ada pemilihana segala macam, ini masih dikoordinasikan dengan RT dan kepala desanya," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved