Menhub Sebut Maskapai Bisa Irit Rp 75 Juta Per Pesawat saat Terbang dari Runway III Soekarno-Hatta

Budi menjanjikan, pembangunan menyeluruh sampai luas 3.000x60 meter akan rampung pada November mendatang

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, selepas meninjau runway III Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (8/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meninjau runway III Bandara Internasional Soekarno Hatta, yang sedang dalam proses pembangunan, pada Minggu (8/9/2019).

Pada kesempatan itu, Budi didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Rianto dan Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani.

Setelah memantau, Budi menyampaikan hasilnya ke awak media di lobi Menara Airnav.

Ia mengatakan, saat ini, Runway III baru terbangun dengan luas 2.500x45 meter.

Budi menjanjikan, pembangunan menyeluruh sampai luas 3.000x60 meter akan rampung pada November mendatang.

"Baru saja pengamatan take off Citilink Airbus 320 berjalan mulus. Kami juga saksikan Nam Air wing 737 mendarat mulus. Kami sampaikan Runway III beroperasi sudah satu bulan dan berlangsung baik," ujar Budi kepada awak media.

BJ Habibie Masih Menjalani Perawatan Intensif di RSPAD

Daftar Amalan Bulan Muharram 2019: Ustaz Abdul Somad Ungkap Keutamaan Santuni Anak Yatim

Dari pengujian yang dilakukan, Budi mengatakan, manfaat dari Runway baru itu, setiap pesawat bisa menghemat bahan bakar yang jika dirupiahkan mencapai Rp 75 juta.

"Kita bisa persingkat wakfu take off landing masing-masing pesawat. Exercise AP 2, satu pesawat sekali take off landing dia ngirit hemat Rp75 juta," jelasnya.

Selain itu, penggunaan Runway III juga bisa memangkas antrean take off landing pesawat.

"Kedua, selama ini kita selalu nunggu, takeoff landing tujuh pesawat, nanti tak lebih dari empat pesawat. Ini suatu hal real jadi perhatian. Oleh karenanya pak presiden paling sering lihat runway III, pembebasan lahan pelaksanaan teknis tak mudah," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved