Tabarakan Beruntun di Tol Cipularang

RS Polri Kramat Jati Terima Laporan 2 Keluarga Diduga Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Dua keluarga yang kehilangan dan khawatir anggota keluarganya jadi korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang menyambangi RS Polri Kramat Jati.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo di Jakarta Timur, Senin (26/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Dua keluarga yang kehilangan dan khawatir anggota keluarganya jadi korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang menyambangi RS Polri Kramat Jati.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan dua keluarga tersebut melapor ke RS Polri pada Sabtu (8/9/2019) lalu ke bagian Disaster Victims Identification (DVI).

"Sudah 2 keluarga lagi yang datang melapor hari Sabtu," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (8/9/2019).

Dengan adanya laporan tersebut, sudah empat keluarga melapor karena khawatir merasa anggota keluarganya jadi korban kecelakaan Tol Cipularang KM 91.

Edy menuturkan dua keluarga lainnya sebelumnya sudah melapor dan menyerahkan data antemortem (data sebelum kematian).

Data yang dihimpun TribunJakarta.com di RS Polri Kramat Jati, dua keluarga yang melapor tersebut kehilangan dua anggota keluarga berjenis kelamin perempuan.

Secara jenis kelamin, anggota keluarga yang dilaporkan hilang itu sesuai dengan jenis kelamin keempat jenazah yang dikirim dari RS MH Thamrin Purwakarta.

Kedua keluarga asal Bekasi dan Parung tersebut mencari anaknya yang sejak Senin (2/9/2019) sudah tak bisa dihubungi.

Mereka mencari anggota dua perempuan berusia sekitar 25 tahun dan 22 tahun yang bersahabat dan sempat menempuh perjalanan menggunakan mobil namun hingga kini tak terdengar kabarnya.

RS Polri Pastikan 2 Body Part yang Dikirim Polda Jabar Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Hasil pemeriksaan Tim Disaster Victims Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati terhadap dua body part (bagian tubuh) yang dikirim pada Kamis (5/9/2019) sudah rampung.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan body part yang dikirim dari Polda Jawa Barat dipastikan bagian tubuh dari korban kecelakaan Tol Cipularang KM 91.

"Bagian tubuh, tapi sudah menjadi arang semua. Tidak bisa diperiksa DNA-nya," kata saat dikonfirmasi Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (8/9/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved