Warga Hanya Bisa Menyumbang Buku Tipis di Stasiun MRT Jakarta

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, menyebut masyarakat hanya dapat menyumbangkan buku tipis di tiap Stasiun MRT Jakarta.

Warga Hanya Bisa Menyumbang Buku Tipis di Stasiun MRT Jakarta
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, saat diwawancarai Wartawan, di area Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, LEBAK BULUS - Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, menyebut masyarakat hanya dapat menyumbangkan buku tipis di tiap Stasiun MRT Jakarta.

Sebab, lubang kotak (drop box) yang digunakan di tiap stasiun MRT Jakarta hanya berukuran sekitar 2,5 sentimeter.

"Drop box-ya terlihat tidak besar, karena yang kami sarankan itu buku-buku tipis, kecil, dan buku bergambar yang bisa dimasukkan," kata William, sapannya, di area Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

William melanjutkan, hal tersebut dilakukan agar pembaca bisa membaca buku dalam satu kali perjalanan saat menggunakan MRT Jakarta.

"Supaya mudah dibaca dalam satu kali perjalanan. Jadi, durasi baca bukunya memang direncanakan tiga puluh (30) menit," beber William.

Dia menjelaskan, para penumpang MRT Jakarta dapat meminjam bukunya secara gratis.

Misalnya, penumpang meminjam buku saat sedang berada di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Kemudian, penumpang MRT tersebut dapat mengembalikan buku di stasiun MRT yang menjadi tempat turun penumpang selanjutnya.

"Silakan ambil buku bacaan di sepanjang perjalanan, lalu silahkan kembalikan di stasiun berikutnya," ujar William.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan konsep baca 30 menit di stasiun MRT adalah idenya.

Anies, sapaannya, mengatakan hal itu dilakukan untuk mendorong masyarakat agar gemar membaca buku.

RS Polri Pastikan 2 Body Part yang Dikirim Polda Jabar Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Anies Baswedan: Warga Sumbang Buku Lebih Banyak, Lebih Baik

"Tujuannya adalah membantu gerakan baca dan menyadari literasi bagi sebuah masyarakat, apalagi seperti kota Jakarta," kata Anies, di tempat dan waktu yang sama.

Anies melanjutkan, masyarakat diimbau agar buku yang disumbangkan sebaiknya dengan materi yang ringan. Seperti buku cerita pendek.

"Minimal buku yang bacaannya ringan. Agar penumpang MRT Jakarta tidak terlalu berpikir keras," jelas Anies.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved