Kebijakan Ganjil Genap

Coba Suap Rp 50 Ribu karena Melanggar Ganjil Genap, Kanitlantas Polsek Kemayoran: Itu Bukan Hak Saya

"Hah? Damai? Janganlah nggak boleh. Jangan bu, ya," balas Dodi sambil menulis pasal pelanggaran ganjil-genap kendaraan.

Coba Suap Rp 50 Ribu karena Melanggar Ganjil Genap, Kanitlantas Polsek Kemayoran: Itu Bukan Hak Saya
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kanitlantas Kemayoran Iptu Dodi Ambara menindak pelanggar ganjil-genap, di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Pengendara mobil Mitsubishi Xpander abu-abu berpelat ganjil melanggar kebijakan ganjil genap kendaraan, di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kanitlantas Kemayoran Iptu Dodi Ambara pun segera menyetop mobil tersebut di pinggir bahu jalan.

Sang sopir yang mengenakan topi, tampak kikuk ketika Iptu Dodi Ambara meminta STNK dan SIM kepadanya.

"Tolong keluarkan STNK dan SIM-nya," ujar Dodi Ambara kepada sopir, saat hari pertama pemberlakuan ganjil genap kendaraan, di Jalan Gunung Sahari, pada Senin (9/9/2019).

Sang sopir pun langsung memberikan STNK dan SIM-nya kepada Dodi.

Sementara, di belakang sopir tampak seorang wanita mengenakan kacamata dan baju kuning menggenggam uang kertas senilai Rp 50 ribu.

"Damai saja, pak," seru wanita tersebut, mendekatkan tangan kanannya kepada Dodi.

Nyopir Jaguar, Suami Dewi Perssik Ditilang Hari Pertama Ganjil Genap di Fatmawati

"Hah? Damai? Janganlah nggak boleh. Jangan bu, ya," balas Dodi sambil menulis pasal pelanggaran ganjil genap kendaraan.

Dodi melanjutkan, agar wanita tersebut mematuhi aturan untuk mengikuti sidang pengadilan di kejaksaan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved