Dukung KPK, Ini Alasan Mengapa Sekitar 20 Perempuan Berpakaian Adat

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, ingin mewakilkan masyarakat Indonesia untuk menyuarakan pemerintah jangan melenyapkan KPK.

Dukung KPK, Ini Alasan Mengapa Sekitar 20 Perempuan Berpakaian Adat
TRIBUNJAKARTA/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sekelompok perempuan berpakaian adat melakukan aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekitar 20 perempuan berpakaian adat melakukan aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Satu di antara 20 perempuan tersebut, Riztiana (21), mengatakan alasannya berpakain adat karena ingin menunjukkan keberagaman di Indonesia.

"Kita ini bukan satu kelompok. Ini mewakili keberagaman di Indonesia. Karena Indonesia bukan bangsa yang satu adat dan satu suku," kata Riztiana kepada TribunJakarta.com, di lokasi, pada Senin (9/9/2019).

Beragam pakaian adat daerah di Indonesia digunakan oleh sekitar 20 perempuan tersebut.

Ada yang mengenakan pakaian adat Papua, Betawi, Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan pakaian adat daerah lainnya.

Tewas Setelah Berkelahi dengan Polisi Karena Masalah Tilang, Kondisi Jasad Z Buat Ayahnya Kaget

"Kita berangkat dari adat Minangkabau, Maluku, dan banyak lagi. Kalau yang saya sendiri gunakan adalah baju adat Minangkabau," imbuh Riztiana.

Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini menginginkan lembaga KPK bisa terus berada.

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, ingin mewakilkan masyarakat Indonesia untuk menyuarakan pemerintah jangan melenyapkan KPK.

"Jika KPK berada, kami ingin agar KPK lebih progresif lagi. Dan harus bisa memberantas korupsi dengan lebih berani," tutur Riztiana.

"Harus sampai ke akarnya, dong. Kalau tidak sampai akarnya buat apa," pungkas Riztiana.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved