Kebijakan Ganjil Genap

Perluasan Ganjil Genap, Sudinhub Jakarta Timur Klaim Tingkat Kemacetan Berkurang 40 Persen

Pemberlakuan perluasan ganjil genap dari Pemprov DKI Jakarta yang dibarengi penindakan oleh kepolisian disebut ampuh mengurangi tingkat kemacetan.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kasudinhub Jakarta Timur Mohamad Soleh saat memberi keterangan di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pemberlakuan perluasan ganjil genap dari Pemprov DKI Jakarta yang dibarengi penindakan oleh kepolisian disebut ampuh mengurangi tingkat kemacetan di ruas jalan yang terdampak.

Kasudin Perhubungan Jakarta Timur Mohamad Soleh bahkan mengatakan berkurangnya tingkat kemacetan sudah mulai terlihat sejak pemberlakuan pagi tadi, yakni dari pukul 06.00-10.00 WIB.

"Berkurang, mungkin sekitar 40 persen berkurangnya. Untuk diJakarta Timur ya, di ruas jalan yang terdampak ganjil genap," kata Soleh di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019).

Dia mencontohkan pengurangan tingkat kemacetan di Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Pramuka.

Meski menyebut tingkat kemacetan berkurang, Soleh tak menampik masih banyak pengemudi mobil yang melanggar perluasan ganjil genap.

"Untuk penindakan kita terus laksanakan, kita bekerja sama dengan kepolisian. Karena banyak yang sebenarnya sudah tahu aturan tapi pura-pura enggak tahu," ujarnya.

Dengan pengerahan nyaris 300 personel di ruas jalan yang terdampak, Soleh berharap penindakan yang dilakukan polisi dapat memberi efek jera.

Pengerahan jumlah personel disesuaikan dengan melihat tingkat pelanggaran pengemudi mobil selama waktu pemberlakuan ganjil genap.

"Menyesuaikan, kalau memang dirasa sudah efektif tentu kita akan kurangi. Tapi kalau dilihat masih banyak yang melanggar akan kita pertahankan jumlahnya," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved