Petugas Satpol PP Berpakaian Preman Disebar di Kawasan Pasar Tanah Abang

hal itu dilakukan agar mudah mengamankan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang diduga meresahkan pengunjung pasar Tanah Abang

Tayang:
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana saat petugas Satpol PP mengamankan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Aries Cahyadi, menyebut jajaranya menyebar anggota yang berpakaian preman di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Aries, sapaannya, menyatakan hal itu dilakukan agar mudah mengamankan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang diduga meresahkan pengunjung pasar Tanah Abang.

"Kami sebar Satpol PP berpakaian preman. Kalau pakai baju kerja, yang ada mereka tahu dan kabur saat melihat petugas," kata Aries, saat diwawancarai Wartawan, di area pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Dia melanjutkan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan demi mengamankan pasar Tanah Abang dari PMKS.

Kata Aries, modus yang dilakukan para PMKS untuk mendapatkan uang biasanya seperti mengatur lalu lintas dan mengamen.

"Intinya memanfaatkan situasi. Kalau anggota tidak terlihat, mereka baru beraksi. Kami akan terus lakukan penjaringan PMKS yang dianggap meresahkan," beber Aries.

Pentas Dangdut Berujung Maut di Bekasi, Ada Indikasi Pelaku Dipengaruhi Minuman Keras Saat Joget

Sebelumnya, petugas Satpol PP dari Kecamatan Tanah Abang mengamankan tiga orang PMKS di kawasan pasar Tanah Abang, pada hari ini.

Aries mengatakan tiga PMKS ini diduga meresahkan pengunjung pasar Tanah Abang.

Aries menyebut, dari ketiga PMKS itu merupakan satu orang pengamen dan dua orang yang tubuhnya dicat berwarna silver.

"Ada tiga PMKS kami amankan yang terdiri dari satu orang pengamen dan dua anak jalanan. Mereka akan kami serahkan ke Sudin Sosial Jakarta Pusat," kata Aries.

Jajaran Satpol PP ini melakukan hal tersebut guna mengantisipasi aksi pemalakan yang sebelumnya dilakukan oleh sejumlah orang.

Kata Aries, kegiatan tersebut pun dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkotika di kalangan PMKS.

Sayangnya, Aries bersama jajarannya tak mendapatkan barang terlarang tersebut.

"Kami tidak mendapati senjata tajam ataupun obat-obat yang dikategorikan narkotika," imbuhnya.

"Ini bentuk antisipasi kami untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved