Polisi Ungkap Sopir Truk Tanah Penyebab Tabrakan Beruntun di Bintaro, Ngantuk karena Lembur

"Pengakuannya sih ngantuk. memang akui kalau dia salah dan mengantuk katanya dia untuk semalam masih kerja lembur. Katanya dia," ujarnya.

Polisi Ungkap Sopir Truk Tanah Penyebab Tabrakan Beruntun di Bintaro, Ngantuk karena Lembur
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kecelakaan beruntun antara empat mobil dan satu truk tanah terjadi di bilangan Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Jaya, PondokAren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat sore (6/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sopir truk tanah, Wahyu (25) yang menjadi tersangka kecelakaan tabrakan beruntun di Jalan Raya Boulevard, Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku sedang dalam kondisi mengantuk.

Kantuk saat berkendara itu yang menyebabkan ia bisa menabrak kendaraan di depannya, yang akhirnya beruntun sampai total empat mobil bertabrakan dan saling bertindihan.

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, mengungkapkan, Wahyu bisa sampai mengantuk karena pada malam sebelumnya ia bekerja sampai larut alias lembur.

"Pengakuannya sih ngantuk. memang akui kalau dia salah dan mengantuk katanya dia untuk semalam masih kerja lembur. Katanya dia. Tapi masih kita cek lagi," ujar Lalu.

Polisi Tahan Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di Bintaro

Selain karena alasan ngantuk itu, polisi juga melihat kemungkinan lain dengan mengecek urinnya.

Namun sampai saat ini, hasilnya belum ada.

"Masih kita tes dan belum ada hasilnya," ujarnya.

Atas kejadian itu, Wahyu disangkakan pasal 310 ayat (1) tentang kelalaian menyebabkan kerugian materi.

"Sudah tersangka kita kenakan pasal 310 karena kelalaiannya menyebabkan kerusakan materi ancamannya maksimum enam bulan atau denda Rp 1 juta," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved