Kebijakan Ganjil genap

Ratusan Pengendara Ditilang saat Perluasan Ganjil Genap, Coba Menyuap Polisi Hingga Telpon Kerabat

Sementara, di belakang sopir tampak seorang wanita mengenakan kacamata dan baju kuning menggenggam uang kertas senilai Rp 50 ribu

Ratusan Pengendara Ditilang saat Perluasan Ganjil Genap, Coba Menyuap Polisi Hingga Telpon Kerabat
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Petugas Kepolisian memberi sanksi tilang kepada pengendara yang melanggar aturan ganjil genap di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sosialisasi perluasan ganjil genap yang dilakukan kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta selama satu bulan tak membuat jumlah pelanggaran di hari pertama penindakan jadi nihil.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sutimin mengatakan tercatat ratusan kendaraan ditilang sejak pemberlakuan ganjil genap dimulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB.

"Ada 297 kendaraan roda empat yang ditilang di 4 ruas jalan, Jalan MT Haryono, DI Panjaitan, Ahmad Yani, Pramuka. Didominasi di Jalan DI Panjaitan dan Ahmad Yani pelanggarannya," kata Sutimin saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019).

Dari hasil penindakan yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, banyak alasan yang dilontarkan pengguna kendaraan roda empat saat ditilang.

Sutimin menuturkan dalih yang kerap digunakan pengendara mobil yakni lupa dan tidak tahu kalau hari ini penindakan mulai diberlakukan.

"Variatif alasannya, ada yang alasan tidak tahu, ada yang lupa kalau sekarang mulai diberlakukan gage, khususnya yang hanya punya mobil pelat genap. Karena mungkin mereka hanya punya 1 mobil saja," ujarnya.

Selain masalah pelat nomor, Sutimin menyebut penggunaan kendaraan roda empat yang menyeberang masuk atau pun keluar tol tetap ditilang.

Di Jakarta Timur, ruas jalan yang berdekatan dengan tol dan terdampak perluasan ganjil genap yakni di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Ahmad Yani.

"Karena sekarang Pergub 88 tahun 2019 ini yang semula keluar tol atau ada akses jalan masuk ke tol tidak ditindak, sekarang ditindak. Ada perluasan peraturan karena Pergub 88 itu," tuturnya.

Selain di pagi hari, penindakan di hari pertama perluasan ganjil genap juga bakal dilakukan pada pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Kanitlantas Kemayoran Iptu Dodi Ambara menindak pelanggar ganjil-genap, di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).
Kanitlantas Kemayoran Iptu Dodi Ambara menindak pelanggar ganjil-genap, di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)
Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved