Penerapan Ganjil Genap di Fatmawati Diklaim Kurangi Kemacetan Hingga 40 Persen

Deni juga mengaku banyak mendapatkan kesan positif dari masyarakat terkait diberlakukannya aturan ganjil-genap.

Penerapan Ganjil Genap di Fatmawati Diklaim Kurangi Kemacetan Hingga 40 Persen
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Panit Tindak Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Deni Setiawan saat ditemui di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Penerapan aturan ganjil genap di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, diklaim telah menurunkan kemacetan.

"Ya mungkin 30-40 persen lah," kata Panit Tindak Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Deni Setiawan saat ditemui di lokasi, Selasa (10/9/2019).

Deni juga mengaku banyak mendapatkan kesan positif dari masyarakat terkait diberlakukannya aturan ganjil genap.

"Masyarakat sendiri yang bilang, 'Pak enak Pak, jalannya jadi longgar," ujar dia.

Dibandingkan penerapan hari pertama, jumlah pelanggar pada hari ini mengalami penurunan.

"Hari ini sampai jam 10.00 ada sekitar 30 kendaraan di Fatmawati yang kita tindak," jelas Deni.

Jumlah tersebut, lanjut dia, berkurang lebih dari 50 persen dibandingkan penerapan ganjil-genap di hari pertama.

Pada Senin (9/9/2019) kemarin, ia menjelaskan total kendaraan yang ditilang sampai pukul 10.00 di Fatmawati mencapai 70 mobil.

Butuh Kemenangan, Fachrudin Aryanto Ingin Bantu Persija Jakarta Permalukan Persipura

Pengemudi Mobil Mewah Langgar Ganjil Genap, Polisi: Merasa Petugas Bisa Dikondisikan

Pelanggar Aturan Ganjil Genap di Fatmawati Menurun Lebih dari 50 Persen

Deni mengatakan, mayoritas pengendara sebetunya sudah mengetahui adanya perluasan aturan ganjil-genap di sejumlah ruas jalan di Jakarta.

Namun, pengendara yang melanggar aturan kebanyakan bersikap pura-pura tidak tahu.

"Sudah pada tahu. Tapi masih banyak juga orang-orang yang melanggar pura-pura nggak tahu. Padahal sosialisasinya sudah sebulan," ujar Deni.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved