BJ Habibie Meninggal

BJ Habibie Meninggal, Gubernur Anies: Indonesia Kehilangan Negarawan dan Guru Bangsa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut berduka cita atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

BJ Habibie Meninggal, Gubernur Anies: Indonesia Kehilangan Negarawan dan Guru Bangsa
Setkab.go.id
BJ Habibie memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo tentang pesawat R80. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  turut berduka cita atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

Ia menyebut, bangsa Indonesia kehilangan sosok seorang negarawan, guru bangsa, dan sekaligus pendidik.

"Kita semua kehilangan seorang negarawan, seorang guru bangsa, seorang pendidik, dan seorang ilmuwan," ucap Anies, Rabu (11/9/2019).

Di mata Anies, BJ Habibie merupakan sosok pribadi yang sangat rendah hati dan mencintai Indonesia.

"Kita merasa bersyukur sekali telah dilahirkan di bangsa ini seorang pak Habibie yang ilmunya tinggi, tapi tetap merendah dan pulang ke Indonesia untuk memberikan manfaat bagi bangsanya," ujarnya.

Ia pun mendoakan Habibie husnul khotimah dan mengingatkan para penerus bangsa untuk meneruskan perjuangan mantan Presiden RI itu.

"Insya Allah beliau husnul khotimah, dimuliakan di sisi Allah derajatnya, di lapangkan kuburnya, dan Insya Allah kita semua anak-anak penerus pak Habibie bisa terus meneruskan perjuangannya," kata Anies.

BJ Habibie meninggal dunia, Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto.

Ia dirawat di RSPAD sejak 1 September 2019 lalu. Seluruh biaya perawatan  ditanggung oleh negara.

Untuk menangani kesehatan BJ Habibie, sebanyak 44 dokter Kepresidenan ‎telah disiapkan. Mereka terdiri dari 34 tim panel ahli dan 10 dokter pribadi presiden.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved