Guru Ngaji Sempat Tersandung Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Penjaringan

Seorang guru ngaji tewas tertabrak kereta di perlintasan RW 14 Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (11/9/2019).

Guru Ngaji Sempat Tersandung Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Penjaringan
ISTIMEWA
Toyota Avanza ditabrak kereta commuter line ketika melewati perlintasan KA di dekat St Batu Ceper, Kota Tangerang, Minggu (17/6/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Seorang guru ngaji tewas tertabrak kereta di perlintasan RW 14 Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (11/9/2019).

Sebelum dihantam kereta, Ngadiro sempat tersandung hingga terjatuh di rel.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Awalnya, korban mencoba menyeberang rel untuk pergi mengajar ngaji.

Saat berjalan, korban tersandung hingga terjatuh di atas rel tersebut.

Nahas, ketika itu ada kereta yang tengah melintas dari arah Stasiun Angke menuju ke Stasiun Kota.

"Korban sedang melintas jalan kaki melintasi rel KA tiba-tiba korban tertabrak KA dari arah Angke menuju Beos Kota," kata Mustakim saat dikonfirmasi TribunJakarta.com.

Korban yang mengenakan baju batik tewas tergeletak dengan posisi telentang di atas rel tersebut.

Mustakim menambahkan, korban menyeberang di rel tersebut untuk pergi mengajar ngaji.

"Setelah olah TKP, korban dibawa ke RSCM guna diautopsi," tutup Mustakim.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved