Jasad Terpanggang Dalam Mobil

Luka Bakar Gara-gara Bakar Jasad Pupung Sadili Dan Dana, Anak Aulia Kesuma Jalani Operasi Kulit

Anak Aulia Kesuma, Geovanie Kelvin yang juga tersangka pembunuhan Pupung Sadili dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana, masih menjalani perawatan.

Luka Bakar Gara-gara Bakar Jasad Pupung Sadili Dan Dana, Anak Aulia Kesuma Jalani Operasi Kulit
KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA
Rekonstruksi pembakaran jenazah Pupung dan Dana di dalam mobil itu digelar di Lapangan Sabhara, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). Pantauan Kompas.com, adegan rekonstruksi itu menghadirkan tersangka Aulia Kesuma (AK). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anak Aulia Kesuma, Geovanie Kelvin yang juga tersangka pembunuhan Edi Chandra alias Pupung Sadili dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

Kelvin menjalani perawatan karena tersambar api saat dirinya membakar mayat Edi dan Chandra di dalam mobil di kawasan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan Kelvin baru saja menjalani operasi kulit sebagai bagian dari perawatan.

"Ya, itu kan bagian daripada perawatan dokter ya, karena mendapatkan luka bakar, keterangan dokter seperti itu," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Argo mengungkapkan pembayaran operasi kulit Kelvin ditanggung oleh pihak keluarga.

"Kan banyak saudara disini. Polisi enggak punya anggaran," tutur Argo.

Seperti diketahui, Kelvin yang menjadi korban terbakar saat hendak membakar mayat Edi dan Dana.

Saat akan membuat api kecil dari beberapa botol bensin, mobil malah meledak dan ikut melukai Kelvin. Kelvin tersambar karena membakar mobilnya dari dalam, bukan dari luar.

Sebelumnya diberitakan, dua jasad ditemukan dalam sebuah mobil yang terbakar di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua korban pembunuhan tersebut adalah ayah dan anak asal Jakarta Selatan, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M. Adi Pradana alias Dana.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved