Kebijakan Ganjil Genap

Perluasan Ganjil Genap, Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Timur Naik 10 Persen

Kasudinhub Jakarta Timur Mohamad Soleh mengatakan jumlah pengguna transportasi umum, khususnya Transjakarta naik hingga sekitar 10 persen.

Perluasan Ganjil Genap, Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Timur Naik 10 Persen
Tribun Jakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
angkutan umum yang mencari penumpang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018) Tribun Jakarta.com/Nawir Arsyad Akbar 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Perluasan ganjil genap (Gage) yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta sejak Senin (9/9/2019) disebut ikut mempengaruhi jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta Timur.

Kasudinhub Jakarta Timur Mohamad Soleh mengatakan jumlah pengguna transportasi umum, khususnya Transjakarta naik hingga sekitar 10 persen.

"Di jalur Cibubur sampai dengan TL tugas angkutan masal TransjakartaTerjadi peningkatan penumpang. Terlihat penuh padatnya halte-halte Transjakarta, peningkatan nya sekitar 5%-10%," kata Soleh di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya padatnya antrean di halte Transjakarta membuktikan perluasan Gage ampuh membuat masyarakat beralih ke transportasi umum.

Selain meningkatnya jumlah penggunaan transportasi umum, Soleh menuturkan tingkat kemacetan di ruas jalan yang terdampak Gage juga berkurang.

Berdalih Tidak Tahu, Warga Jakarta Dominasi Pelanggar Ganjil Genap

"Kemacetan berkurang antara 20% sampai 40%. Pengguna kendaraan pribadi yang biasa lintas Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka berkurang," ujarnya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sutimin menyebut pada Selasa (9/9/2019) pagi sebanyak 202 pengemudi mobil ditilang.

Jumlah pelanggaran tersebut berkurang bila dibandingkan hari pertama, yakni 297 pengemudi mobil yang dikenakan pasal 287 ayat 1 UU LLAJ.

"Pelanggaran paling banyak di Jalan Ahmad Yani arah Pramuka, ada 56 pengemudi yang ditilang," kata Sutimin.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved