Polisi Buru Otak Pabrik Rumahan Ribuan Handphone Rekondisi di Alam Sutera

"Diketahui ada tiga pemilik industri rumahan itu. Ketiganya merupakan warga negara Indonesia. Masih kami kejar dan masih dikembangkan," ujar Dicky.

Polisi Buru Otak Pabrik Rumahan Ribuan Handphone Rekondisi di Alam Sutera
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Penggerebekan industri rumahan handphone rekondisi di Ruko De Mansion Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (6/9/2019). 

Karim mengatakan, hanphone rekondisi adalah barang bekas yang sudah menjadi limbah di luar negeri atau pabrik aslinya.

Kemudian, limbah handphone tersebut diambil suku cadangnya yang kemudian dirakit ulang.

Menurut Karim, umumnya handphone bekas itu didatangkan dari negara-negara di Asia seperti Korea, Jepang dan Cina.

"Handphone rekondisi termasuk barang yang berbahaya, sebab barang yang tidak keluar dari pengawasan pabrik, tingkat radiasi signal serta konsumsi daya baterai-nya tidak dapat dipertanggungjawabkan," terangnya.

Karim mengimbau, masyarakat jangan mudah tergiur terhadap barang yang dijual murah.

Lantaran, barang yang dijual murah walaupun bergaransi resmi ternyata tidak 100 persen baru atau perlengkapannya sudah ditukar.

Segel plastik dan kemasan bagus juga dinilainya tidak menjamin, barang yang terdapat didalamnya.

"Kalau baterai palsu agak riskan dan bisa meledak, tetapi kalau asli paling tidak itu rusak atau soak dan gampang low-batt tetapi tidak mungkin akan meledak," katanya.

Penggerebekan industri rumahan handphone rekondisi di Ruko De Mansion Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (6/9/2019).
Penggerebekan industri rumahan handphone rekondisi di Ruko De Mansion Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (6/9/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sebelumnya, jajaran Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar gudang sekaligus industri rumahan perakitan handphone di kawasan elite Ruko De Mansion Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang.

Penggerebekan tersebut dilakukan jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota pada hari Kamis (5/9/2019) setelah adanya laporan lapangan soal industri rumahan handphone rekondisi.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved