Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Praktik Pembuatan Surat Izin Operator Palsu

Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap praktik penerbitan surat izin operator (SIO) palsu.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Praktik Pembuatan Surat Izin Operator Palsu
ISTIMEWA
Ilustrasi tahanan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap praktik penerbitan surat izin operator (SIO) palsu.

Dua orang pelaku berinisial BS dan EEL diringkus atas kasus ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, terungkapnya peredaran SIO ini bermula ketika adanya empat kasus kecelakaan kerja di Pelabuhan Tanjung Priok selama setahun terakhir.

"Berawal dari beberapa laka kerja. Sudah ada empat laka kerja selama 2019. Satu luka berat, tiga meninggal," kata Argo, Rabu (11/9/2019).

Dengan adanya kasus kecelakaan kerja, polisi pun melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan itu lah ditemukan adanya praktek pembuatan SIO palsu.

Penyelidikan polisi mengarah kepada pelaku BS yang merupakan seorang operator alat berat di salah satu perusahaan.

Kepada para calon konsumennya, pelaku mengaku bisa membuat SIO dengan harga murah.

"Dia operator yang berperan menawarkan SIO palsu ke temen-temennya," jelas Argo.

Polisi kemudian mengembangkan kasus ini dan mendapati pelaku EEL.

Guru Ngaji Sempat Tersandung Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Penjaringan

Debut Pahit Dua Pemain Asing Persija Jakarta, Macan Kemayoran Takluk dari Persipura

EEL diketahui berperan sebagai pengetik data dari pengajuan SIO yang ditawarkan oleh BS.

"EEL mengetik data dari pengajuan SIO palsu. Dengan blangko kosong dia kemudian mengetik data tadi," terang Argo.

Pelaku terakhir yang diringkus ialah AR. Pria ini berperan sebagai orang yang memiliki cap basah untuk SIO.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat-surat dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved