VIDEO Aksi Unjuk Rasa Warga Korban Gusuran Pekayon-Jakasetia Berujung Ricuh

Aksi unjuk rasa warga korban gusuran Pekayon-Jakasetia di depan Kantor BPN Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, berujung ricuh.

VIDEO Aksi Unjuk Rasa Warga Korban Gusuran Pekayon-Jakasetia Berujung Ricuh
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Aksi warga korban gusuran Pekayon-Jakasetia di Kantor BPN Kota Bekasi, Rabu (11/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Aksi unjuk rasa warga korban gusuran Pekayon-Jakasetia di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, berujung ricuh.

Kericuhan dipicu ketika aparat kepolisian Polres Metro Bekasi Kota berusaha untuk membubarkan massa aksi yang tetap bertahan lantaran, tuntutan mereka urung dipenuhi BPN Kota Bekasi.

Hingga waktu menunjukkan pukul 19.00 WIB, massa aksi tetap memilih bertahan dan memenuhi trotoar hingga sebagian jalan depan Kantor BPN Kota Bekasi.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana yang memimpin pengamanan unjuk rasa berusaha secara persuasif agar massa membubarkan diri. Tapi upaya itu tidak berhasil, mereka tak bergeming dan tetap bertahan sambil duduk di tepi jalan.

"Besok kalau teman-teman mau datang lagi silahkan, kita bantu. Yauda ya bubar ya oke, saya kasi waktu buat bubar, silahkan bubar," kata Eka kepada pengunjuk rasa.

Kericuhanpun pecah, aparat kepolisian dan Satpol PP langsung bertindak tegas dengan membubarkan secara paksa. Aksi saling dorong sempat terjadi hingga membuat suasana kian memanas.

Jalan Chairil Anwar depan Kator BPN Kota Bekasi sempat tersendat ketika aparat dan pengunjuk rasa tumpah ke jalan. Beberpa diantara pengunjuk rasa terlihat saling berusaha melindungi rekannya yang hendak diamankan aparat.

Sedikitnya empat orang pengunjuk rasa diamankan pihak kepolisian, mereka diangkut dan dimasukkan ke dalam mobil truk polisi. Sementara peserta aksi lainnya berhasil didorong hingga menjauh dari kantor BPN Kota Bekasi.

Aksi unjuk rasa ini sudah dilakukan sejak pukul 11.00 WIB, mereka sempat ditemui perwakilan BPN Kota Bekasi. Namun, hasil dari tanggapan perwakilan tersebut belum dapat memenuhi tuntutan warga yang meminta agar BPN Kota Bekasi mengeluarkan surat pemblokiran atas lahan bekas rumah warga yang telah digusur.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved