BJ Habibie Meninggal

BJ Habibie Tutup Usia, Amien Rais: Kami Kehilangan Sebuah Berlian Besar

"Kami kehilangan sebuah berlian besar dari tubuh bangsa ini. Beliau seorang pemimpin yang merangkul segenap anak bangsa," katanya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais (kiri), menyebut almarhum Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie merupakan sosok yang sangat brilian, saat setelah melayat almarhun BJ Habibie di kediamannya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, menyebut almarhum Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie merupakan sosok yang sangat brilian.

"Kami kehilangan sebuah berlian besar dari tubuh bangsa ini. Beliau seorang pemimpin yang merangkul segenap anak bangsa," kata Amien, saat setelah melayat almarhun BJ Habibie di kediamannya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Amien melanjutkan, BJ Habibie memiliki keinginan agar bangsa Indonesia lebih maju.

Sehingga negara-negara di seluruh dunia menghormati bangsa Indonesia.

BJ Habibie
BJ Habibie (Kompas.com/Andreas Lukas Altobel)

"Dengan kunci iptek dan imtak, ya. Itu slogan yang dibuat pak Habibie yang orisinil, yaitu ilmu pengetahuan teknologi dan iman serta takwa," tutur Amien.

Dari perspektif agama, kata Amien, BJ Habibie merupakan sosok yang sangat baik, jujur, dan taat beribadah.

"Pak Habibie ini, dalam sisi agama, hamba Allah yang soleh, baik, dan jujur pada diri sendiri. Jujur pada masyarakat dan jujur pada tuhannya," ujarnya.

Kisah masa kecil Habibie

Waktu kecil, BJ Habibie gemar menunggangi kuda dan membaca.

Rudy, begitu ia panggil waktu kecil juga memiliki kelebihan dibandingkan teman-teman masa sekolahnya.

Pada 3 September 1950, ayah Habibie meninggal dunia tak lama setelah ia pindah ke Bandung untuk melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung (ITB).

Lima tahun berselang, tepatnya pada tahun 1955, Habibie mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Rhenish Wesfalische Technische Hochscule, Jerman.

Saat itu, pengetahuannya tentang teknologi dan mesin semakin terasah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved