Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

Sempat Dikira Hilang, Guru di Bekasi Ternyata Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Umayah Ulfah (25), warga Perumahan warga Villa Mas Garden, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, sempat dikabarkan hilang.

Sempat Dikira Hilang, Guru di Bekasi Ternyata Korban Kecelakaan Tol Cipularang
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Umayah Ulfah (25) korban kecelakaan maut di Tol Purbaleunyi atau Cipularang saat hendak dimakamkan di TPU Perwira Bekasi. Kamis (12/9/2019). 

Penyerahan empat peti jenazah diikuti penyerahan dokumen hasil identifikasi terbungkus map yang diberikan kepada masing-masing pihak keluarga.

"Keluarga Khansa dan Lela menyerahkan data antemortem (data sebelum kematian) di RS Thamrin Purwakarta. Sedangkan Nailisma dan Umayah menyerahkan data antemortem di RS Polri," ujarnya.

Setelah diserahkan, keempat jenazah dibawa pihak keluarga masing-masing untuk selanjutnya dimakamkan di tempat yang telah disiapkan.

Jenazah Khansa yang dimakamkan di TPU Penggilingan sekira pukul 15.30 WIB terakhir meninggalkan RS Polri Kramat Jati.

2 Korban Kecelakaan Tol Cipularang Merupakan Senior dan Junior di Pesantren

Umayah (jilbab hitam) dan Nailisma (jilbab abu-abu) saat berfoto bersama semasa hidup, Kamis (12/9/2019)
Umayah (jilbab hitam) dan Nailisma (jilbab abu-abu) saat berfoto bersama semasa hidup, Kamis (12/9/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Dua dari empat jenazah korban kecelakaan Tol Cipularang KM 91 teridentifikasi atas nama Umayah Ulfah dan Nailisma yang menaiki mobil Daihatsu Ayla berpelat B 1268 AYQ.

Idzofi (54), tetangga orang tua Umayah mengatakan Umayah yang berprofesi jadi guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi memang bersahabat dengan Nailisma.

"Mereka sahabat, Umayah guru di MAN 1. Pas kejadian itu mereka ke Bandung untuk liburan sekaligus jenguk teman dan juniornya di Pesantren. Mereka lulusan sana," kata Idzofi di RS Polri Kramat Jati, Kamis (12/9/2019).

Umayah yang tercatat sebagai warga Bekasi dan Nailisma yang tercatat warga Parung, Kabupaten Bogor bertolak ke Bandung pada Minggu (1/9/2019).

Idzofi menuturkan keduanya berangkat dari Depok menggunakan mobil rental dan mengalami kecelakaan di perjalanan pulang di Tol Cipularang KM 91.

"Umayah sama Nailisma saling kenal sejak di Pesantren, jadi senior dan junior. Umayah terakhir komunikasi sama orang tua enggak lama sebelum kejadian, sekitar jam 9 atau 10 siang," ujarnya.

Usai Pemakaman BJ Habibie, Keluarga akan Gelar Tahlilan Mulai Malam Ini hingga 40 Hari

Isak Tangis Keluarga Iringi Proses Penyerahan 4 Jenazah Korban Kecelakaan Cipularang

Jemput Jenazah Korban Kecelakaan Cipularang, Keluarga Menangis di RS Polri Kramat Jati

Berduka Wafatnya BJ Habibie, Ibunda Sandiaga Uno Menahan Tangis: Mas Rudi Luar Biasa

Lantaran Umayah dan Nailisma sama-sama lulusan Pesantren Daar El Qolam Gintung Jayanti, Kabupaten Tangerang kedua orang tua mereka saling kenal.

Idzofi menyebut orang tua Umayah melapor ke RS Polri Kramat Jati pada Sabtu (7/9/2019) lantaran tak kunjung mendapat kabar dari anaknya.

"Orang tuanya mulai merasa enggak nyaman tanggal 5. Pihak keluarga baru tahu kalau sudah diidentifikasi tadi pagi, sekira pukul 06.00 WIB," tuturnya.

Jenazah Umayah rencananya dimakamkan di TPU Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi yang sudah dipersiapkan pihak keluarga.

Namun Idzofi menyebut pihak keluarga belum dapat memastikan pukul berapa jenazah perempuan yang masih berstatus lajang itu dimakamkan.

"Untuk jamnya belum tahu, kalau hari ini sempat pasti langsung dimakamkan. Tapi orang tuanya sudah mempersiapkan pemakamannya," lanjut Idzofi.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved