Tabrakan Beruntun Tol Cipularang

VIDEO Kabar Hilangnya Umayah Ulfa, Guru Korban Kecelakaan Tol Cipularang Sempat Viral di Medsos

Umayah Ulfa (25), warga Perumahan Villa Mas Garden, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menjadi korban kecelakaan Tol Cipularang.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Proses pemakaman Umayah Ulfa korban kecelakaan maut di Tol Purbaleunyi atau Cipularang di TPU Periwra Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Umayah Ulfa (25), warga Perumahan Villa Mas Garden, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menjadi korban kecelakaan Tol Cipularang.

Umayah merupakan satu dari empat korban kecelakaan Tol Cipularang yang jasadnya baru dapat teridentifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Nursidik ayah Umayah Ulfa.
Nursidik ayah Umayah Ulfa. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Kecelakaan maut di Tol Purbaleunyi atau Cipularang terjadi pada Senin, (2/9/2019), sekitar pukul 12.30 WIB.

Sebanyak delapan orang meninggal dunia, empat diantaranya saat dievakuasi belum dapat dipastikan identitasnya.

Keempatnya adalah Umayah Ulfah (25) warga Bekasi, Khansa Athira (23) warga Jakarta, Nailisma (22) warga Depok dan Lela Yuliantika (45) warga Bandung.

Umayah dan Nailisma merupakan korban yang sempat di kabarkan hilang. Akun twitter @mandabcdefghijk, pada Jumat (6/9/2019), mengunggah postingan foto keduanya bertuliskan, meminta bantuan info bahwa dua orang sahabatnya itu hilang kabar.

Postingan itu telah dibagikan sebanyak, 16 ribu kali. Pada unggahan tersebut, diketahui juga bahwa keduanya pergi dari rumah Umayah di Bekasi sejak 31 Agustus 2019, untuk sama-sama berangkat ke Depok, ke kediaman Nailisma.

Selanjutnya, pada 2 September 2019, bertepatan dengan kejadian kecelakaan maut di Tol Purbaleunyi atau Cipularang.

Keduanya pun hilang kontak dan pihak keluarga berusaha mencari tahu keberadaan orang wanita tersebut.

Nursidik, orangtua Umayah mengatakan upaya pencarian anaknya dilakukan sejak kabar hilang kontak.

Dibantu teman-temannya, petunjuk pertama yang didapat melalui pelacakan SIM card ponsel.

"Teman-teman alumni pondok pesantren memcari-cari, kemudian ada sedikit barang bukti yaitu kartu SIM card yang dilacak ada di Tol Cipularang," kata Nursidiksaat dijumpai di prosesi pemakaman anaknya di TPU Perwira, Kota Bekasi, Kamis (12/9/2019).

Sebagai infomasi, Umay dan Nailisma sama-sama alumni Pondok Pesantre Daar El-Qolam, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Keduanya bersahabat sejak mondok dari SMP hingga SMA.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved