Hari Perhubungan Nasional, Pengelola Terminal Kampung Rambutan Ajak Warga Bersepeda

Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur mengajak warga berkeliling menggunakan sepeda dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana sepeda bareng warga bersama pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (13/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur mengajak warga berkeliling menggunakan sepeda dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional, Jumat (13/9/2019).

Hari Perhubungan Nasional dirayakan hari Selasa (17/9/2019) mendatang.

Untuk itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Kampung Rambutan Taufik Winanto berinsiatif untuk melakukan aksi yang bertujuan untuk mengajak warga untuk mengurangi polutan udara.

Pesawat R80 Rancangan BJ Habibie Sudah 155 Unit Dipesan, Diperkirakan Jadi 4 Tahun Lagi

"Kegiatan di hari Jumat ini bagi kami bersama masyarakat terminal (master), yakni masyarakat yang tinggal sekitar Kampung Rambutan melakukan kegiatan olahraga bersepeda," jelasnya di lokasi, Jumat (13/9/2019).

"Sekitar 50 orang tadi berkeliling menggunakan sepeda dari terminal ke Jalan Tanah Merdeka ke Jalan Bungur. Kemudian kembali lagi ke terminal," sambung Taufik.

Tak hanya sekadar berolahraga, di tengah perjalanan bersepeda, Taufik bersama yang lainnya juga memberikan sosialisasi untuk mengajak masyarakat menggunakan Jak Lingko.

Serta membuat lubang biopori di kawasan RW 6.

"Kita juga melakukan sosialisasi dan juga pembuatan lubang biopori di RW 6 yang berdampingan langsung dengan terminal," papar Taufik.

"Memang simbolis hanya satu biopori saja. Tapi kita berikan 100 biopori di RW 6 yang nantinya akan dibagikan ke tiap-tiap RT," sambungnya.

VIDEO VIRAL Pengendara Keluarkan Jurus Kanuragan saat Kena Tilang, Begini Nasibnya

Sementara Ketua RW 6, Artam Aryandi (50) mengapresiasi yang dilakukan oleh pihak terminal.

Ia menjelaskan pembuatan biopori ini sebagai wujud keperdulian pihak terminal dengan warga sekitaran.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak terminal, khususnya Bapak Taufik. Di sini memang di bagian belakang bila musim hujan itu banjir," jelasnya.

"Maka dari itu, pembuatan biopori ini sangat membantu. Jadi masyarakat di sini tau bahwa ada keperdulian antara pihak terminal dengan lingkungan sekitar," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved