Sama-sama Bunuh Begal, Beda Nasib Remaja Malang & Bekasi: ZA Jadi Tersangka, Irfan Dapat Penghargaan

Masih ingatkah dengan Irfan? Pria yang bunuh begal di Bekasi dan mandapat penghargaan. Apa bedanya dengan ZA? Simak di sini.

Sama-sama Bunuh Begal, Beda Nasib Remaja Malang & Bekasi: ZA Jadi Tersangka, Irfan Dapat Penghargaan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ahmad Rofiki dan Moh Irfan Bahri saat menunjukkan penghargaan yang didapat dari Kapolres Metro Bekasi Kota 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sama-sama bunuh begal, begini perbandingan kisah Irfan Sang Penakluk Begal di Bekasi tahun 2018 dan ZA di Malang.

Baru-baru ini publik dihebohkan dengan pemberitaan seorang pria remaja bunuh begal akibat membela pacarnya.

Namun hal ini bukanlah pertama kali terjadi.

Pada awal 2018 lalu, seorang remaja di Bekasi juga bunuh begal di Summarrecon.

Hal ini dilakukannya atas aksi pembelaan diri.

Garuda Indonesia Gandeng KPK Sosialisasi Pencegahan Gratifikasi

Kali ini, siswa SMA di Malang melakukan hal yang sama yakni membunuh begal.

ZA (17) siswa SMA asal Malang jadi korban begal.

Diceritakan, saat itu ZA dan pacarnya sedang nongkrong di perkebunan tebu di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pada Minggu (8/9/2019).

Begal mengendarai motor mendatangi ZA dan pacarnya.

Halaman
1234
Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved