Breaking News:

Wadah Pegawai KPK Jangan Asal Main Tolak Revisi UU KPK

Menurut dia, KPK hanya lembaga adhoc dan sifatnya bagaimana memberantas korupsi kenapa tidak mau direvisi menjadi lebih baik.

Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Indonesia mendukung agar membentuk dewan pengawas KPK dalam revisi UU KPK. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Sikap Wadah Pegawai KPK yang menolak Revisi Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK mendapat tanggapan.

Ahli hukum pidana, Faisal Santiago mengatakan Wadah Pegawai KPK seperti memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap revisi UU KPK.

Menurut dia, KPK hanya lembaga adhoc dan sifatnya bagaimana memberantas korupsi kenapa tidak mau direvisi menjadi lebih baik.

“Dengan adanya revisi undang-undang, saya melihat dari segi positifnya saja kalau kita merevisi tujuannya adalah untuk kebaikan, tidak mungkin kita merevisi tujuannya itu untuk menjelekkan,” kata Faisal, Jumat (13/9/2019).

Terkait Dewan Pengawas misalnya. Menurut dia, selama ini KPK tidak ada yang mengawasi. Menurut dia, sangat aneh jika suatu lembaga tidak ada yang mengawasi. Padahal, presiden, polisi, jaksa dan hakim ada pengawasnya.

DPRD DKI Rampungkan Penyusunan Tata Tertib, Total Ada 185 Pasal

Kronologi Kakak Beradik yang Keracunan Nasi Goreng dan Membuat si Adik Meninggal

Aksi Maling Kijang Innova di Tangerang Kembali Terekam CCTV

“Kok ini tidak ada pengawas KPK, perlu juga dibentuk dewan pengawas yang anggotanya saya pikir tidak harus dari polisi atau orang-orang yang berkepentingan tapi benar-benar orang yang bersih dan berpikirnya untuk kemajuan bangsa,” katanya.

Dengan demikian, Faisal mengatakan apabila Wadah Pegawai KPK merasa usulan revisi UU KPK melemahkan harusnya sampaikan kepada publik. Namun, jangan asal main menolak tanpa argumen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved