Anies Baswedan Wajibkan Industri Bercerobong Asap Pasang Alat Ukur Udara

Anies lalu menegaskan bahwa industri yang memasang cerobong asap untuk melengkapinya dengan alat ukur udara.

Anies Baswedan Wajibkan Industri Bercerobong Asap Pasang Alat Ukur Udara
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Lebaran Anak Yatim, Sabtu (14/9/2019) di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengimbau industri yang aktivitas pembakarannya menimbulkan asap agar segera berbenah.

Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta sudah mendata industri mana saja yang melakukan aktivitas pembakaran hingga menimbulkan asap, salah satunya yang berada di kawasan Cilincing.

Anies lalu menegaskan bahwa industri yang memasang cerobong asap untuk melengkapinya dengan alat ukur udara.

"Jadi nanti biar detilnya pekan depan, diberikan daftarnya. Tapi intinya adalah, tidak boleh ada lagi, cerobong-cerobong asap yang tidak punya alat ukur," kata Anies di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (14/9/2019).

Alat ukur yang dipasang pada industri bercerobong asap pun, kata Anies, harus menunjukkan angka sesuai dengan ketentuan.

Putra Bungsu BJ Habibie Kerap Penutup Mata Sebelah: Thareq Kemal Habibie Derita Penyakit Ini

Bila tidak sesuai dengan ketentuan, maka industri tersebut harus melakukan perubahan terkait skema pembakaran.

"Setelah diberi waktu (hasil pengukuran udaranya) masih tetap di atas ambang batas maka perusahaan itu bisa dicabut izinnya," tegas Anies.

Anies pun mengatakan, Pemprov DKI Jakarta ingin agar semua yang berkegiatan ekonomi di Jakarta tidak merusak ekologi.

"Karena ekonomi dan ekologi harusnya sejalan. Jangan sampai merusak. Dan itu yang sekarang dilakukan," tutupnya.

Hari ini, Makam BJ Habibie Masih Ramai Dikunjungi Peziarah

Punya 2 Pacar dan Tidak Tahu Siapa Ayah Bayinya, Ibu 2 Anak Ini Pijit Perut Agar Melahirkan

Kasus Pelecehan Bebby Fey oleh YouTuber Terkenal, Conchita Caroline Heran: Suka Sama Suka Kan?

Sebelumnya, puluhan lapak industri pembakaran arang dan peleburan alumunium yang beroperasi di wilayah RW 09 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, disoroti.

Asap dan debu dari pembakaran arang itu dikeluhkan warga sekitar karena membuat masalah, salah satunya sesak nafas.

Adapun Pemerintah Kota Jakarta Utara juga berencana memasang alat ukur udara di empat titik sekitaran lapak-lapak tersebut.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved