Polusi Udara di Bekasi, Wali Kota Minta Pemprov Jabar Tanggung Jawab

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, buruknya kualitas udara disebabkan emisi gas buang kendaraan bermotor

Polusi Udara di Bekasi, Wali Kota Minta Pemprov Jabar Tanggung Jawab
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Suasana lalulintas arus kendaraan di Jalan Raya Siliwangi Rawalumbu, Kota Bekasi. 

Laporan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Masalah polusi udara belakangan tengah menjadi sorotan, terutama di DKI Jakarta. Apalagi merujuk pada data Air Quality Index (AQI) yang menunjukan kualitas udara Ibu Kota berada di kategori tidak sehat.

Namun demikian, kualitas udara di Jakarta rupaya tidak lebih buruk ketimbang kota-kota penyangga di sekitarnya.

Di Kota Bekasi misalnya, menurut data di situs AirVisual, kota yang terletak di sebelah timur Jakarta ini pada Sabtu (14/9/2019) pukul 10.12 WIB, memiliki indeks kualitas udara diangka 175, sementara Jakarta pada waktu yang sama diangka 125.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, buruknya kualitas udara disebabkan emisi gas buang kendaraan bermotor yang ada di wilayahnya.

"Polusi udara sumbernya apa? Sampah dibakar, orang jama dulu masak, atau anu emisi kendaraan, nah kalo dari emisi bapak tanya sekarang, brapa jumlah kendaraan di Kota Bekasi, kalau sabtu minggu di google maps kan merah, mobilnya banyak," kata Rahmat beberapa waktu lalu.

Karena polusi udara disebabkan melalui emisi gas buang kendaraan, Rahmat menilai, Pemerintah Provinisi (Pemprov) Jawa Barat harus turut andil mengatasi masalah ini. Sebab, buah potensi pajak kendaraan yang jumlahnya banyak di Kota Bekasi, hampir sebagian besar masuk ke kas daerah Pemprov Jabar.

"Bayar pajaknya masuk ke mana, Jawa Barat, motor juga, nah karena kita beban terhadap alat transportasi itu luar biasa dan menghasilkan potensi pendapatan yang luar biasa, wajar kalau kondisi udara sedemikian rupa, nah dari situ saya sampaikan ke pak gubernur bahwa Bekasi harus ada perhatian lebih," jelas dia.

Liga Inggris Mulai Malam Ini: Man United dan Arsenal Live di TVRI

Diambang Dipecat Persija Jakarta, Julio Banuelos Siapkan Taktik Terbaik Hadapi PSIS

Beredar di Twitter Foto-foto Pascaledakan di Gudang Senjata Mako Brimob Srondol

Pria yang akrab disapa Pepen ini berharap Pemprov Jawa Barat melakukan kegiatan khusus melalui dana hasil pajak kendaraan di Kota Bekasi yang masuk ke kas daerah Pemprov Jabar.

"Tentu saja dalam bentuk kegiatan apa, dalam bentuk ada umpanya penghijauan, banyaklah banyak cara memberikan kepada daerah penghasil ya kan udah jelas-jelas ya di sini gak ada perusahaan kaya di Bekasi (Kabupaten) yang menimbulkan polusi, enggak ada kan, kalau pun ada dampaknya kepada limbah, tidak udara," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved