Balita di Koja Diduga Keracunan PM-TAS, Dinkes DKI Jakarta Bakal Evaluasi Program

Menurut Widyastuti, Dinkes juga akan melakukan beragam pelatihan kepada para petugas yang diberikan tanggung jawab untuk menyiapkan PMT-AS.

Balita di Koja Diduga Keracunan PM-TAS, Dinkes DKI Jakarta Bakal Evaluasi Program
thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta bakal megevaluasi program penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS).

Evaluasi ini akan dilakukan setelah adanya seorang balita, LSZ (3), yang diduga keracunan makanan yang dibawa kakaknya, ZAA (8), dari SDN 19 Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

"Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan akan berkoordinasi meningkatkan kualitas program PMT-AS yang di antaranya dengan cara mengevaluasi standar prosedur operasional penyiapan makanan," terang Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti dalam sebuah siaran pers, Senin (16/9/2019).

Menurut Widyastuti, Dinkes juga akan melakukan beragam pelatihan kepada para petugas yang diberikan tanggung jawab untuk menyiapkan PMT-AS.

Dinkes DKI Jakarta Evaluasi Penyebab Kematian Balita yang Diduga Keracunan PMT-AS

Pelatihan meliputi persiapan hingga "penapisan kesehatan bagi para petugas penjamah makanan".

Dinkes, ditambahkan Widyastuti, juga bakal memperketat pengawasan untuk memastikan PM-TAS yang dibagikan di sekolah harus segera dihabiskan dan tidak boleh dibawa pulang oleh siswa.

"Memberikan label pada kemasan makanan dengan pesan 'cuci tangan sebelum makan' dan 'makanan ini harap dihabaskan saat makan bersama sekolah (tidak dibawa pulang)'," imbuh Widyastuti.

Widya mengatakan Dinkes Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program PM-TAS di DKI Jakarta.

Sebelumnya, LSZ meninggal dunia Kamis (12/9/2019) sore setelah dirawat usai mengalami gejala muntah-muntah dan buang air besar.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved