Kakek Terduga Pelaku Pencabulan di Bekasi Ternyata Warga Baru & Jarang Sosialisasi

"Belum ada setahun tinggal di sini, dia ngontrak di deket TKP (tempat kejadian perkara), asal Makassar kalau enggak salah," kata Sukin.

Kakek Terduga Pelaku Pencabulan di Bekasi Ternyata Warga Baru & Jarang Sosialisasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sukin ketua RT di Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi saat menunjukkan TKP pencabulan yang dilakukan kakek berusia 61 terhadap siswi kelas 6 SD. 

Kontrakan terduga pelaku dengan kediaman korban tak jauh.

Perbuatan tak pantas Kakek Alfa berlangsung di pakiran mobil tempat korban dan anak-anak sekitar biasa bermain.

Sukin, Ketua RT setempat, mengatakan terduga pelaku berbuat asusila pada Maret 2019.

 Naik Ke Kap Mobil Stop Pelanggar Lalu Lintas, Bripka Eka: Saya Tidak Nekat, Itu Risiko Tugas

Korban kala itu korban yang sedang bermain bersama tiga temannya didekati Kakek Alfa yang mengiming-imingi sesutu.

"Jadi anak-anak sering main di TKP. Posisi kontrakan pelaku ini dekat situ."

"Ketika main suka didekati," kata Sukin kepada TribunJakarta.com, Senin (16/9/2019).

Selanjutnya, pada awal Agustus 2019, terduga pelaku sempat ingin mengulangi perbuatannya.

Dari situ, korban mulai berani bercerita kepada orangtuanya.

Akhirnya pertengahan September, pihak keluarga melaporkan Kakek Alfa ke polisi.

 Tak Terima Ditilang Pria di Cianjur Malah Bakar Motornya di Depan Polisi, Begini Nasibnya Sekarang

"Setelah mengaku itu akhirnya dari kita RT, keluarga, semua coba menanyakan langsung (ke terduga pelaku)."

"Tapi abis itu langsung lapor polisi," jelas Sukin.

Kirim Surat Cinta Berulangkali

Dari kasus ini terungkap jika terduga pelaku Kakek Alfa mengirimkan surat cinta kepada korbannya bocah ingusan.

Sukin mengaku memegang kopian surat cinta Kakek Alfa yang bertabur kata-kata romantis.

Sukin ketua RT tempat korban pencabulan tinggal di Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi saat menunjukan surat cinta yang dibuat pelaku untuk korban.
Sukin ketua RT tempat korban pencabulan tinggal di Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi saat menunjukan surat cinta yang dibuat pelaku untuk korban. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Dia menulis semacam surat cinta ke korban. Dia tulis tangan sendiri, saya punya kopian suratnya," ujar Sukin.

Dalam suratnya, disampaikan Sukin, terduga pelaku membantah telah mencabuli korban.

Menurut Sukin, surat Kakek Alfa ditemukan orangtua korban.

 Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Ganti Nama Jadi Traveloka? Begini Penjelasan Angkasa Pura

"Ditanya ke anaknya ini dari siapa lalu dia mengaku dari bapak aki uban (pelaku)," ungkap Sukin.

Rupanya, tak cuma sekali Kakek Alfa mengirimkan surat ke korban.

Ada beberapa surat yang semuanya sudah diserahkan keluarga ke pihak kepolisian sebagai barang bukti.

"Ada banyak cuma saya kopi satu untuk berkas," beber dia.

Sukin mendapatkan kopian salah satu surat ketika korban mengadu ke orangtuanya.

Ia dan pihak RT lalu bertanya apa benar Kakek Alfa yang menulis surat tersebut.

"Dia mengaku itu tulisan dia," jelasnya.

Sukin ketua RT di Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi saat menunjukkan TKP pencabulan yang dilakukan kakek berusia 61 terhadap siswi kelas 6 SD.
Sukin ketua RT di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi saat menunjukkan TKP pencabulan yang dilakukan kakek berusia 61 terhadap siswi kelas 6 SD. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Warga Sempat Geruduk Kontrakan Kakek Alfa

Dari informasi yang TribunJakarta.com dapat di lapangan, polisi menangkap Kakek Alfa karena warga terlanjur geram.

Sebab, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian itu pada pertengahan Agustus lalu.

Sukin membenarkan jika terduga pelaku ditangkap pada Kamis, (12/9/2019).

"Pertengahan Agustus itu buat laporan, anaknya juga sudah divisum."

"Tapi setelah itu pelakunya enggak ditangkap-tangkap, warga sini khawatir sama anak-anaknya," ungkap Sukin.

Sebelum diamankan polisi, sekitar pukul 08.30 WIB warga menggeruduk rumah kontrakan terduga pelaku.

Warga yang tersulut emosinya nyaris menghakimi terduga pelaku.

Mereka kesal lantaran Kakek Alfa selalu berbelit ketika ditanya apa benar telah mencabuli korban.

"Waktu itu dia (palaku) keluar hadapin warga, karena udah mulai panas saya takut ada hal-hal yang enggak diinginkan," cerita Sukin.

"Jadi saya telpon Binmaspol buat amanin pelaku," jelas dia.

Wakil Kapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, membenarkan informasi dugaan pelcehan Kakek Alfa terhadap FS.

Polisi mengamankan terduga pelaku pada Kamis (12/9/2019) di rumah kontrakannya.

"Pelaku sudah kita amankan, tapi detailnya saya tunggu laporan lagi nanti rencana kita akan ekspose," kata Eka.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved