Breaking News:

Pajak Kendaraan Bermotor-Bea Balik Nama dan Tunggakan Diskon hingga 50% Sampai 30 Desember 2019

"Kami mengeluarkan kebijakan keringanan pajak daerah, berupa keringanan piutang pokok pajak daerah hingga 50%," kata Faisal.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah warga antre untuk memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/1/2017). Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia akan menerapkan tarif baru penerbitan dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serentak secara nasional mulai 6 Januari 2017 dengan besaran dua hingga tiga kali dari tarif lama. 

Dilansir dari Kompas.com, nilai tunggakan pajak mencapai Rp 2,4 triliun.

"Untuk jenis pajak kendaraan bermotor, itu hampir Rp 2,4 triliun. Ada hampir 2,2 juta kendaraan bermotor yang menunggak (pajak) di DKI Jakarta," ujar Faisal di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (16/9/2019).

 Jakmania Bantah Serang Bus Persib Bandung di Bogor: Kami Juga Sering Kena Timpuk di Situ

 Foto-foto Kocaknya Spanduk Jakmania di Laga Persija Jakarta Vs PSIS Semarang

 UPDATE Klasemen dan Jadwal Pekan Ke-19 Liga 1, Persija dan Persib Berjarak 3 Poin

 Live Streaming Timnas U16 Indonesia Vs Filipina, Berikut Prediksi Pemain dan Jalannya Laga

Faisal menjelaskan, sekitar 788.000 kendaraan roda empat menunggak pajak dengan nilai tunggakan sekitar Rp 800 miliar.

Kemudian, sekitar 1,4 juta kendaraan roda dua dan roda tiga menunggak pajak dengan total nilai tunggakan Rp 1,6 triliun.

"Jadi hampir Rp 800 miliar terdiri dari pajak kendaraan roda empat dan sisanya kendaraan roda dua dan tiga," kata dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengadakan program keringanan pajak pada 16 September-30 Desember 2019.

Dalam program ini, Pemprov DKI memotong pajak hingga 50 persen dan menghapus denda atau sanksi administrasi bagi penunggak sembilan jenis pajak.

"Optimalisasi dari penerimaan pajak daerah ini kami harapkan bisa menyumbang kurang lebih Rp 600 miliar sebagai tambahan dari penerimaan pajak daerah di tahun 2019," ucap Faisal.

Pada tahun ini, Pemprov DKI menargetkan penerimaan pajak Rp 44,180 triliun.

Hingga saat ini, penerimaan pajak mencapai Rp 30 triliun.

"Sampai hari ini saja, kita sudah mencapai hampir Rp 30 triliun. Kita bandingkan dengan tahun lalu itu meningkatnya Rp 3 triliun per tanggal 16 September atau hari ini," tutur Faisal. (WartaKota/Fitriyandi Al Fajri/KOMPAS.com/NursitaSari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved