Breaking News:

Rawan Kebakaran, Pemadam Sosialisasikan Pencegahan di Permukiman Padat Penduduk Jatinegara

Warga RW 04 Kelurahan Bidara Cina Jatinegara Jakarta Timur mendapat sosialisasi cara mencegah dan menanggulangi kebakaran.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
ISTIMEWA
Sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran kepada warga RW 04 Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Warga RW 04 Kelurahan Bidara Cina Jatinegara Jakarta Timur mendapat sosialisasi cara mencegah dan menanggulangi kebakaran dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas PKP Jakarta Timur Muchtar Zakaria mengatakan kegiatan sosialisasi rutin diharap mampu menekan jumlah kasus kebakaran, khususnya di Kecamatan Jatinegara.

"Karena kebakaran terjadi kapan dan di mana saja. Pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penanggulangan sangat membantu mengurangi frekuensi kebakaran," kata Muchtar di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/9/2019).

Jakmania Bantah Serang Bus Persib Bandung di Bogor: Kami Juga Sering Kena Timpuk di Situ

Hambali Abbas Tipu 200-an Calon Jemaah Umrah, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Pasar Murah di Kelurahan Lubang Buaya Jakarta Timur Sepi Peminat

Kepala Regu Pos Jatinegara Haryo Seno menuturkan kegiatan sosialisasi yang diikuti 40 warga tak lepas dari tingkat kerawanan kebakaran di Kecamatan Jatinegara.

Pasalnya dari 10 Kecamatan di Jakarta Timur, kepadatan penduduk Kecamatan Jatinegara termasuk tiga besar meski secara luas wilayah terbilang kecil.

"Jadi dipilih titik yang dapat sosialisasi, bisa karena kepadatan penduduknya atau lokasi tempatnya. Jadi tempat yang rawan kita dahulukan sosialisasinya," ujar Haryo.

Satu cara menanggulangi kebakaran yang diberikan ke warga yakni bagaimana langkah saat terjadi kebocoran pada regulator tabung gas.

Bila memungkinkan, Haryo menyebut warga dapat mencabut selang regulator tabung gas sehingga aliran gas terhenti dan menimbulkan kebakaran.

"Kalau kita bisa menggapai regulator ya dicopot, karena setelah regulator dicopot aliran gasnya akan mati dengan sendirinya," tuturnya.

Bila pada kompor sudah terjadi penyalaan, warga dapat mencegah kebakaran dengan cara menutup kompor menggunakan kain tebal yang sudah dibasahi air.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Timur tahun 2017, Cakung jadi kecamatan paling padat dengan jumlah penduduk 509.194 jiwa, disusul Duren Sawit dengan jumlah penduduk 406.998 jiwa.

Sementara Kecamatan Jatinegara yang secara luas wilayah kalah jauh dibanding Cakung dan Duren Sawit meraih posisi tiga dengan jumlah penduduk 310.494 jiwa.

Di tahun 2017, jumlah kasus kebakaran di Kecamatan Cakung menempati posisi pertama dengan 59 kasus, Duren Sawit di posisi kedua dengan 43 kasus, Jatinegara di posisi lima dengan 29 kasus. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved