Gunakan Pakaian Gatot Kaca Hingga Wiro Sableng, Massa Dukung Revisi UU KPK Aksi di Depan Gedung DPR

Beberapa di antara mereka mengenakan kostum Gatot Kaca, Wiro Sableng, Hanoman, dan seperti pakaian jawara Betawi, Pitung.

Gunakan Pakaian Gatot Kaca Hingga Wiro Sableng, Massa Dukung Revisi UU KPK Aksi di Depan Gedung DPR
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Suasana Massa aksi dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa sedang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Massa aksi dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa sedang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

Beberapa di antara mereka mengenakan kostum Gatot Kaca, Wiro Sableng, Hanoman, dan seperti pakaian jawara Betawi, Pitung.

Koordinator lapangan aksi, Mat Peci, menyebut tujuan aksi ini menyampaikan aspirasi ihwal polemik pemilihan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kata dia, massa aksi ini mendukung Revisi Undang-Undang (RUU) KPK.

"Perlu ada revisi terkait permasalahan penyadapan, dewan pengawas KPK, SP3, dan hal lainnya," kata Mat Peci, di lokasi.

Suasana Massa aksi dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa sedang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).
Suasana Massa aksi dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa sedang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Kata Mat Peci, pihaknya mendukung juga pembubaran wadah pegawai KPK yang menurutnya, telah menyimpang dari tujuan pembentukkan PP Nomor 63 tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK.

Pun UU Nomor 43 Tahun 1999 tentang Kepegawaian dan Peraturan KPK Nomor 3 Tahun 2018 mengenai Organisasi dan Tata Kerja KPK.

Selain itu, lanjutnya, upaya pengembalian mandat Pimpinan KPK kepada Presiden RI Joko Widodo dinilai sarat akan kepentingan.

"Karena tidak diatur di dalam UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi mulai membubarkan diri dari lokasi.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved