Hadirkan Layanan Ramah Disabilitas, Petugas PTSP Kecamatan Cakung Latihan Bahasa Isyarat 2 Bulan

Sebelumnya diketahui, Unit Pengelola (UP) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Cakung, Jakarta Timur melaunching PaRaDiSia, Selasa (17/9).

Hadirkan Layanan Ramah Disabilitas, Petugas PTSP Kecamatan Cakung Latihan Bahasa Isyarat 2 Bulan
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Muhammad Rizky Petugas PTSP di Kantor Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Cakung butuh waktu dua bulan untuk belajar bahasa isyarat.

Sebelumnya diketahui, Unit Pengelola (UP) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Cakung, Jakarta Timur melaunching PaRaDiSia, Selasa (17/9/2019).

PaRaDiSia merupakan pelayanan ramah disabitas dan lansia yang dimana sarana dan prasarananya mendukung bagi penyandang disabilitas.

Penyandang Disabilitas Harapkan Layanan PaRaDiSia Hadir di PTSP Kelurahan

Adapun yang dihadirkan dalam PaRaDiSia seperti jalur khusus disabilitas, loket khusus ramah disabilitas dan lanjut usia, bangku tunggu khusus, mesin antrian digital dengan pilihan antrian khusus disabilitas dan lanjut usia, petugas customer relationship officer yang ramah disabilitas dan lanjut usia, dan lain sebagianya.

Mulai dari akses jalan hingha Sumber Daya Manusianya dipikirkan dengan matang sebelum peluncuruan PaRaDiSia.

Muhammad Rizky Wirawat, salah satu petugas PTSP Kecamatan Cakung mengungkapkan demi totalitasnya dalam PaRaDiSia, ia dan sejumlah petugas lainnya harus mempelajari bahasa isyarat selama 2 bulan lamanya.

"Kita siapkan SDMnya juga. Sehingga kita mendatangjan guru dengan 10 kali pertemuan sebelum peluncuran PaRaDiSia hari ini. 10 kali pertemuan itu dalam waktu 2 bulan," katanya di Cakubg, Selasa (17/9/2019).

PaRaDiSia dihadirkan di Kecamatan Cakung juga sebagai bentuk implementasi Ingub Provinsi DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Penyediaan Aksebilitas Bagi Penyandang Disabilitas di Lingkungan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Melalui PaRaDiSia, ia berharap dapat menjadi pelopor dan contoh untuk di PTSP lainnya.

"Yang kami tekankan ialah bagaiman kami berkomunikasi dengan disabilitas. Maka dengan pelatihan dan pembelajaran tadi kita ikuti juga. Sedangkan untuk orientasi mobilitasnya kami hanya memerlukan waktu 1 hari saja," sambungnya.

Saat ini, para penyandang disabilitas sudah bisa menikmati pelayanan ramah di PTSP Kecamatan Cakung mulai dari jalan masuk menuju lokasi.

Untuk penyandang tuna netra juga sudah disiapkan huruf dan komputer yang dilengkapi dengan braille.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved