Kakek Alfa Romeo Pelaku Pencabulan Siswi SD di Bekasi Punya Gangguan Mental Seksual

"Karena dari pengamatan kami, ada kuat dugaan terduga pelaku mengalami gangguan mental dan seksualitas.

Kakek Alfa Romeo Pelaku Pencabulan Siswi SD di Bekasi Punya Gangguan Mental Seksual
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BAHCTIAR
Kakek Alfa Romeo di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi menduga, kakek AR alias Alfa Romeo (bukan nama sebenarnya), pelaku pencabulan terhadap siswi SD di Bekasi Barat, Kota Bekasi, mengalami gangguan mental dan seksual.

"Karena dari pengamatan kami, ada kuat dugaan terduga pelaku mengalami gangguan mental dan seksualitas. Ini karena ditemukan adanya video porno lebih dari 30-an di hp (ponsel) terduga pelaku," kata Aris Setiawan ketua KAPD Kota Bekasi, Selasa (17/9/2019).

Aris menambahkan, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan pendampingan terhadap korban FS (12).

Kondisi bocah kelas 6 SD ini masih harus menjalani konseling untuk memulihkan trauma yang diderita.

Kirimi Bocah Surat Bertabur Kata Romantis, Seorang Kakek 61 Tahun Diduga Cabuli Bocah SD di Bekasi

"Untuk langkah pendampingan KPAD menerjunkan komisionernya terkait proses hukum, observasi dan penggalian lebih daka., serta konseling (psikolog)," kata dia.

Terhadap kasus ini, KAPD bersama Dinas Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi serta Polres Metro Bekasi Kota terus melakukan kordinasi.

Dari hasi observasi dan penggalian lebih dalam, ada dugaan korban pencabulan yang dilakukan kakek Alfa Romeo lebih dari satu orang.

"Karena dimungkinkan korban lebih dari satu orang dan informasi terupdate sudah ada korban baru yang melapor, Masih proses," jelas dia.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulayna dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres, Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (17/9/2019), mengatakan, tersangka diancam hukunan pidana penjara maksimal 15 tahun.

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved