Kisah Wawan, Tukang Becak di Yogya Mengayuh Pakai Satu Kaki, Pernah Terperosok ke Lubang Sampah

Wawan tetap terlihat bersemangat mengayuh becak meski kondisi fisiknya tak sempurna.

Tribun Jogja/Andreas Desca
Wawan, penyandang disabilitas yang bekerja sebagai tukang becak di sekitar Taman Pintar Yogyakarta tengah menunggu penumpang, Sabtu (3/8/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wawan tetap terlihat bersemangat mengayuh becak meski kondisi fisiknya tak sempurna.

Wawan mengayuh becak menggunakan satu kaki. Namun, ia tetap tak patah arang.

Wawam mengayuh becak menuju area Taman Pintar untuk mencari penumpang.

Panas matahari yang cukup terik tak menyurutkan semangat warga di sekitaran Pasar Beringharjo dan Taman Budaya Yogyakarta untuk beraktifitas.

Di sela-sela keramaian pasar tradisional terbesar di DIY tersebut, terlihat seorang pengendara becak yang tertatih-tatih mendorong becaknya untuk mencari penumpang.

Penampilan tukang becak yang satu ini berbeda dengan yang lainnya.

Sepasang kruk, alat bantu jalan untuk penyandang disabilitas terikat di samping kanan becaknya.

Setelah diperhatikan lebih seksama, pria yang mengaku bernama Wawan (48) ini ternyata merupakan seorang penyandang difabilitas.

Meski kondisi fisik yang tak sempurna, hanya memiliki satu kaki, Wawan terlihat tetap bersemangat mengayuh becak menuju area Taman Pintar untuk mencari penumpang.

Setelah sampai, di bawah rindangnya pohon, Wawan duduk di becaknya dan bercengkrama dengan tukang becak lainnya sembari bercanda tawa untuk menghilangkan rasa lelah.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved