Menteri PUPR Sebut PKL Tidak Boleh Berjualan Permanen di Trotoar, Ini Respons Anies

Namun, ia menegaskan, kebijakan Pemprov DKI memberi ruang bagi PKL berjualan di trotoar demi menggerakan perekonomian masyarakat

Menteri PUPR Sebut PKL Tidak Boleh Berjualan Permanen di Trotoar, Ini Respons Anies
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana para pedagang yang berjualan di atas trotoar Jalan kawasan Tanah Abang dan Jati Baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan segera mengumumkan secara lengkap konsep penataan pedagang kaki lima (PKL) di trotoar.

Hal ini dilakukan untuk menjawab pernyataan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menegaskan PKL tidak boleh membuat lapak permanen di atas trotoar.

"Nanti sesudah kita umumkan penataan lengkapnya. Kalau enggak cuma tektok gini saja, kutip-kutip kecil yang membingungkan bagi masyarakat," ucap Anies, Selasa (17/9/2019).

Namun, ia menegaskan, kebijakan Pemprov DKI memberi ruang bagi PKL berjualan di trotoar demi menggerakan perekonomian masyarakat.

"Intinya kami ingin di Jakarta ada kesetaraan kesemlatan karena trotoar kan beda-beda," ujarnya di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta berencana merevitalisasi 31 trotoar di Jakarta.

Gubernur Anies pun menyebut, konsep revitalisasi tersebut merupakan trotoar multifungsi.

Polisi Geledah Kantor PT DAMTOUR yang Tipu Ratusan Calon Jemaah Umrah di Depok

Uji Emisi Kendaraan Gratis di Tangerang Diselenggarakan Sampai 3 Hari Kedepan, Ini Lokasinya

Dimana trotoar di jalanan ibu kota nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk para pejalanan kaki saja.

"Kami ingin dalam pembangunan apapun itu, ada kesetaraan, spacenya itu bisa dimanfaatkan untuk macam-macam," ucap Anies, Kamis (29/8/2019).

Konsep trotoar multifungsi ini sendiri, dikatakan Anies telah diterapkan di sejumlah kota-kota maju di dunia.

Dimana, trotoar di kota-kota tersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat untuk menggelar pertunjukan seni hingga berjualan.

"Itu yang namanya sidewalk atau trotoar multifungsi. Jadi justru kami ingin nanti seperti itu," ujarnya di Balai Kota.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved