Pilkada Kota Tangsel

Sekda Tangsel Resmi Daftar Penjaringan Cawalkot Lewat PDIP, Siap Lawan Benyamin

Muhamad tak gentar melawan Benyamin, Wakil Wali Kota yang saat ini menjabat. 

Sekda Tangsel Resmi Daftar Penjaringan Cawalkot Lewat PDIP,  Siap Lawan Benyamin
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Sekda Tangsel, Muhamad di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Tangsel, di kaeasan Ruko Venice, Serpong Utara, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad, menunjukkan keseriusannya maju pada Pilkada 2020 mendatang, melalaui penjaringan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Muhamad tak gentar melawan Benyamin, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan yang saat ini menjabat. 

"Ya, saya terima kasih, kemarin saya sudah diambilkan formulir oleh masyarakat khususnya para pendukung saya, hari ini saya serahkan sebagai bukti kesungguhan saya mendaftar di PDIP," ujar Muhamad di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Tangsel, di kaeasan Ruko Venice, Serpong Utara, Selasa (17/9/2019).

Meskipun nyatanya Muhamad dan Benyamin saling bersaing di platform partai penjaringan yang sama, putra asli Ciputat itu enggan menyebut atasannya di pemerintahan kota itu sebagai lawan.

Menurutnya, pencalonan dirinya dan Benyamin adalah hak konstitusional untuk memilih dan dipilih.

Muhamad memastikan, para aparatur sipil negara (ASN) bawahannya tetap kondusif dan tidak terbelah karena konflik kepentingan politik.

"Kalau bicara demokrasi tidak ada lawan melawan, siapapun boleh saja. Ini sebagai hak otonomi daerah hak kita semua masyarakat berdassrlan aturan. Di lapangan, kita jaga kondusifitas," ujarnya.

Muhamad belum mau mengundurkan diri dari jabatan ASNnya karena belum pasti mendapat dukungan partai.

Penjaringan ini baginya baru pemanasan.

Dirinya baru akan melepas seragam coklatnya ketika sudah mendaftar di KPU.

"Belum, ini kan baru awal, baru mendaftar ke partai.  Nanti kalau sudah akhirnya apakah kita dapat di partai kan begitu. Kalau saya dapat partai, lapor ke KPU, nanti baru lapor ke ibu (wali kota). Ini kan istilahnya baru pemanasan," ujarnya.

Muhamad juga sudah merumuskan program visi Tangsel ke depannya secara garis besar dengan dua kata, pelayanan dan kesejahteraan.

"Tangsel ini kan dibentuk hanya dua kata pelayanan dan kesejahteraan. Pelayanan kita harus layani semua masyarakat, siapapun yang berkepentingan di Tangsel, kita layani. Kita bicara kesejahteraan ya warga Tangsel harus sejahtera, yang belum bekerja harus bekerja,  yang belum punya usaha harus punya usaha," jelasnya. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved