Kebijakan Ganjil Genap

Sepekan Perluasan Ganjil Genap, Pemprov DKI Klaim Kualitas Udara Jakarta Membaik 16 Persen

Pemprov DKI Jakarta mengklaim kualitas udara di ibukota semakin membaik pascaperluasan ganjil genap diterapkan pada 9 September 2019 lalu.

Sepekan Perluasan Ganjil Genap, Pemprov DKI Klaim Kualitas Udara Jakarta Membaik 16 Persen
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penindakan ganjil-genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mengklaim kualitas udara di ibukota semakin membaik pascaperluasan ganjil genap diterapkan pada 9 September 2019 lalu.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Andono Warih saat ditemui awak media di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Ia menyebut, perbaikan kualiatas udara di Jakarta ini berdasarkan pantauan Dinas LH di tiga lokasi berbeda, yaitu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Kelapa Gading, dan Jalan Suryopranoto.

"Sebelum diterapkan ganjil genap, periode Juli-Agustus dan periode keduanya Agustus-September kita bandingkan di tiga lokask data itu," ucapnya, Selasa (17/9/2019).

Hasilnya, kandungan partikulat 2,5 mikro meter (PM 2.5) yang berada di Bundaran HI menurun 9 persen dan di Kelapa Gading menurun hampir 12 persen.

"Kemudian di Jalan Suryopranoto yang merupakan jalan perluasan gage sendiri menunjukan perbaikan kualitas udara yang ditandai dengan penurunan kadar PM 2.5 sebanyak 16 persen," ujarnya.

Terkait dengan data dari website airvisual yang menyebut kondisi kualitas udara di Jakarta kurang baik, ia menyebut itu hanya nilai rata-rata.

"Kalau di kategorisasi itu kita menggunakan range, mungkin rangenta masih di situ. Tapi nilai absulutnya sudah menurun sangat signifikan," kata Andono.

"Tadi ada 9, 12, dan 16 persen, ini sesuatu yang positif menurut kami," tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved