Aksi 22 Mei

Tangis Keluarga Pecah Saat Vonis Pelaku Kerusuhan 22 Mei

Tangis pecah di ruang sidang 6 Pengadilan Negeri Jakarta Barat usai majelis hakim memvonis 10 terdakwa yang terlibat dalam kerusuhan 22 Mei.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Terdakwa kerusuhan 22 Mei tak kuasa menahan tangis saat memeluk keluarganya. 

Atas tuntutan tersebut, kuasa hukum Asyhadu Amrin, Dedi Suprihadi meminta kliennya bebas murni.

Pasalnya, ia menyebut kliennya tak bersalah lantaran hanya bertugas membawa ambulans.

"Tujuh orang saksi yang dihadirkan enggak ada yang melihat terdakwa melakukan perusakan."

"Di dalam mobil ambulans mereka juga enggak menemukan sesuatu," katanya.

Putusan untuk terdakwa yang disidang di ruang sidang 7 ditunda hingga Selasa pekan depan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved