Terkait Bus Persib Bandung yang Diserang di Bogor, Sikap PT LIB: Sesuai Kapasitas

Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Dirk Soplanit bersuara terkait insiden penyerangan terhadap bus Persib Bandung usai lawan Tira Persikabo.

Terkait Bus Persib Bandung yang Diserang di Bogor, Sikap PT LIB: Sesuai Kapasitas
PERSIB.CO.ID
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memperhatikan kaca bus yang hancur. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Dirk Soplanit bersuara terkait insiden penyerangan terhadap bus Persib Bandung seusai melawan Tira Persikabo pada pekan ke-18 Liga 1 2019.

Pulang main di markas Tira Persikabo, Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2019), ada insiden sangat memalukan yang menimpa Persib Bandung.

Dalam tragedi mencekam itu, dua pemain skuad Maung Bandung, Febri Hariyadi dan Omid Nazari mengalami luka hingga berdarah akibat terkena pecahan kaca bus.

Insiden itu bermula ketika rombongan Persib Bandung sedang menuju tol untuk kembali ke hotel tempat menginap. 

Ketika ingin masuk pintu tol, tiba-tiba ada orang yang melempar batu besar dan membuat kaca bus Persib Bandung pecah.

Klasemen dan Jadwal Liga 1 Pekan 19: Persib Hadapi Kutukan, Persija Kedatangan Tamu Kuat

Jadwal Liga Champions Malam Ini: Dibuka Laga Inter Milan, Ada 2 Laga Siaran Langsung

UU KPK Sah dalam 5 Hari Pembahasan di DPR, ICW: Ada Indikasi Gerakan Senyap

Viral Penampakan Pocong di Kabupaten Tangerang, Ini Konfirmasi dari Pihak Kepolisian

Persib Bandung pun langsung mengirimkan surat yang berisi pernyataan sikap atas tragedi itu.

Manajemen Maung Bandung sangat menyesalkan kejadian tersebut.

Mereka meminta PT LIB segera mengusut tuntas insiden yang dikhawatirkan akan mencederai semangat kompetisi Liga 1 2019.

"Kami sudah menerima surat dari Persib Bandung dan laporan terperinci dari Match Commissioner terkait pertandingan Tira Persikabo melawan Persib Bandung," kata Dirk Soplanit.

"Berikutnya, kami akan menindaklanjuti laporan itu sesuai dengan kapasitas kami sebagai operator kompetisi Liga 1 2019," ucapnya menambahkan.

Dirk Soplanit menyebut pihaknya akan melakukan beragam upaya agar kejadian yang sama tak terulang lagi.

Rencananya ia akan mengintensifkan lagi pelaksanaan pertandingan untuk putaran kedua Liga 1 2019, terutama aspek safety security.

"Lebih dari itu, kami akan lebih memaksimalkan kerja sama kami dengan PSSI melalui direktur infrasturture safety and security," ucap Dirk Soplanit.

"Kami sangat kecewa dengan ulah oknum yang mencoreng pertandingan tersebut."

"Bagaimanapun, sepak bola telah menjadi hiburan yang berkualitas bagi rakyat dan media pemersatu bangsa," tutur pria yang juga menjabat sebagai Anggota Exco PSSI itu. (*)

Editor: Suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved